kalseldaily.com Tebing Tinggi – Pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, bantuan terus disalurkan kepada warga terdampak. Salah satunya datang dari Lazis Assalam Fil Alamin (ASFA) yang menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1,4 miliar kepada 1.615 kepala keluarga (KK).
Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp900.000 per KK. Bantuan tunai ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pribadi warga setelah bencana, terutama kebutuhan yang belum sepenuhnya terjangkau oleh program pemerintah daerah.
Penyaluran bantuan ini turut dikawal langsung oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Sudian Noor, yang juga menjabat sebagai Koordinator Tasaruf Lazis ASFA Kalimantan Selatan. Ia turun langsung ke lokasi banjir, salah satunya di Desa Gunung Batu, Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (30/12).
Dalam kunjungannya, Sudian Noor didampingi Bupati Balangan Abdul Hadi, serta unsur TNI dan Polri. Mereka menyapa warga, meninjau rumah-rumah yang terdampak, dan memastikan bantuan disalurkan tepat sasaran.
Menurut Sudian, bantuan dari Lazis ASFA difokuskan untuk menutup kebutuhan warga yang belum terakomodasi pemerintah daerah.
“Yang kami tangani adalah kebutuhan warga yang belum ter-cover oleh pemerintah daerah. Untuk kebutuhan dasar seperti makan, sembako, dan dapur umum sudah ditangani Pemda,” ujar Sudian.
Ia menjelaskan, bantuan tunai dinilai lebih fleksibel karena kebutuhan warga pascabencana sangat beragam.
“Setelah banjir, kebutuhan warga itu beda-beda. Ada yang butuh perlengkapan pribadi, kebutuhan lansia, sampai kebutuhan balita. Hal-hal seperti ini sering belum tersedia dalam bantuan logistik,” katanya.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Balangan, banjir berdampak pada 10.949 warga, dengan 3.511 rumah terendam di 27 desa yang tersebar di tujuh kecamatan. Sementara data Lazis ASFA mencatat 1.615 KK terdampak di delapan desa, dengan 49 rumah rusak berat dan 118 rumah rusak sedang.
Untuk tahap awal, penyaluran bantuan diprioritaskan di Desa Gunung Batu, dengan 198 KK terdampak, tiga rumah rusak berat, dan tujuh rumah rusak sedang. Penyaluran dilakukan secara bertahap, menyasar desa-desa yang paling membutuhkan.
Sudian Noor menegaskan kehadirannya bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memastikan negara hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Musibah ini tentu berat bagi warga. Kami datang untuk memberi dukungan agar masyarakat tidak merasa sendirian. Insyaallah, kami akan terus mengawal proses pemulihan pascabanjir,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kerja cepat pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat yang bergotong royong membersihkan lumpur serta sisa material banjir agar rumah, tempat ibadah, dan fasilitas umum bisa kembali digunakan.
Sudian berharap ke depan ada langkah pencegahan yang lebih kuat untuk mengurangi risiko banjir berulang di Kabupaten Balangan.
Sebagai informasi, Lazis Assalam Fil Alamin (ASFA) merupakan lembaga amil zakat di bawah naungan ASFA Foundation yang bergerak di bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan. Yayasan ini dipimpin oleh Andi Syamsuddin Arsyad yang dikenal luas dengan nama Haji Isam. (Daily/Fin)















Leave a Reply