Kalseldaily.com Banjarmasin — Big match akan tersaji pada lanjutan pekan ke-15 Championship saat Barito Putera menjamu Persipura Jayapura di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (17/1/2026) pukul 16.30 Wita. Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena bukan sekadar perebutan poin, tetapi juga sarat gengsi dan aroma balas dendam.
Saat ini, Barito Putera yang berjuluk Laskar Antasari masih kokoh di puncak klasemen sementara Grup Timur dengan koleksi 35 poin dari 15 pertandingan. Sementara Persipura Jayapura berada di posisi ketiga dengan 32 poin dari jumlah laga yang sama. Selisih poin yang tipis membuat pertandingan ini menjadi krusial dalam persaingan menuju fase berikutnya.
Bagi Barito Putera, duel ini menjadi momentum untuk membalas kekalahan 0-1 saat pertemuan pertama di kandang Persipura. Kemenangan di hadapan publik sendiri tentu menjadi target utama, sekaligus memperlebar jarak dari para pesaing terdekat.
Namun, misi membungkam tim berjuluk Mutiara Hitam bukan perkara mudah. Persipura dikenal memiliki fighting spirit tinggi, ditopang kecepatan dan skill individu pemain yang berada di atas rata-rata. Ancaman utama datang dari lini depan mereka yang dihuni nama-nama seperti Gunansar Mandowen, Ramai Rumakiek, dan Jeam Kelly Sroyer.
Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi lini pertahanan Barito Putera. Apalagi duet bek tengah andalan, Renan Alves dan Fabiano Beltrame, tak bisa tampil bersama karena Fabiano harus absen akibat kartu merah. Kondisi ini memaksa Barito Putera menyiapkan alternatif di sektor belakang untuk meredam agresivitas serangan Persipura.
Selain itu, Persipura masih memiliki sosok berpengalaman seperti Boaz Solossa serta legiun asing asal Brasil, Matheus Vieira da Silva, yang kerap muncul secara tiba-tiba dan merepotkan pertahanan lawan.
Keuntungan lain bagi Persipura adalah keberadaan Rahmad Darmawan di kursi pelatih. Mantan pelatih Barito Putera tersebut diyakini sangat memahami karakter dan kekuatan mantan timnya, sehingga berpotensi menyusun strategi khusus untuk meredam permainan tuan rumah.
Kepercayaan diri Persipura juga tengah berada di level tinggi usai meraih kemenangan 2-1 atas Persiba Balikpapan di laga tandang. Meski demikian, Rahmad Darmawan menegaskan bahwa Barito Putera tetap lawan yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Barito Putera tim yang kuat. Terbukti mereka masih kokoh di puncak klasemen sampai sekarang,” ujar pelatih yang akrab disapa RD.
Menurutnya, karakter permainan cepat dan disiplin yang dimiliki Barito Putera dapat menjadi ancaman serius jika tidak diantisipasi dengan baik. Karena itu, evaluasi menyeluruh terus dilakukan, khususnya di sektor pertahanan dan efektivitas penyelesaian akhir.
“Setiap pertandingan adalah final. Kami harus tampil fokus sejak menit awal dan memanfaatkan setiap peluang yang ada,” tambahnya.
RD juga optimistis dengan semangat juang tinggi yang ditunjukkan anak asuhnya. Ia percaya Persipura mampu memberikan perlawanan maksimal dan meraih hasil positif.
“Fokus kami menghadapi Barito Putera. Ini laga berat, dan semoga kami bisa kembali mendapatkan hasil positif,” tutup RD.
Di sisi lain, Barito Putera diuntungkan dengan status sebagai tuan rumah. Stadion 17 Mei Banjarmasin dikenal angker bagi tim tamu, apalagi dengan dukungan penuh suporter setia Laskar Antasari. Tambahan tenaga baru, Cornelis Stewart, pemain internasional asal Saint Vincent and Grenadines, juga menjadi sorotan.
Kehadiran Stewart diharapkan mampu menjadi solusi atas tumpulnya lini depan Barito Putera, meski waktu adaptasinya bersama pemain lama terbilang singkat. Dengan segala faktor tersebut, laga Barito Putera versus Persipura dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling menarik dan menentukan di Grup Timur. (Daily/Fin)















Leave a Reply