Menu

Mode Gelap

Daerah

34 Calon Haji Kalsel Gagal Berangkat 2026 karena Tak Penuhi Syarat Kesehatan


 34 Calon Haji Kalsel Gagal Berangkat 2026 karena Tak Penuhi Syarat Kesehatan Perbesar

Kalseldaily.com Banjarbaru – Puluhan calon haji reguler asal Kalimantan Selatan dipastikan tidak bisa berangkat pada musim haji 2026. Data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) per Kamis (22/1/2026) mencatat sebanyak 34 calon haji dinyatakan tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, mengatakan para calon haji tersebut tidak dapat melanjutkan proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

“Sebanyak 34 calhaj reguler asal Kalimantan Selatan dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan sehingga tidak bisa melanjutkan proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih),” kata Eddy, Jumat (23/1).

Menurut Eddy, penyebab utama jemaah tidak lolos pemeriksaan kesehatan adalah demensia atau pikun. Kondisi ini berdampak pada kemampuan berpikir, mengingat, hingga menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kondisi ini bersifat progresif dan berisiko tinggi mengganggu keselamatan jemaah dalam pelaksanaan ibadah haji,” jelasnya.

Meski gagal berangkat tahun ini, Eddy memastikan hak para calon haji tetap aman dan akan diprioritaskan pada musim haji berikutnya.

“Setoran dan nomor porsi jemaah tetap aman. Mereka tetap tercatat sebagai calon anggota jemaah,” katanya.

Hingga hari ketiga perpanjangan pelunasan Bipih tahap II, tercatat 5.222 calon haji Kalsel telah melunasi biaya haji. Jumlah ini melebihi kuota haji Kalsel 2026 yang berjumlah 5.187 orang.

Sementara itu secara nasional, Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, menyampaikan ada ribuan calon haji yang tidak memenuhi syarat kesehatan.

“Total yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan 220.283 calhaj reguler dan 14.644 calhaj khusus,” terangnya.

Di Kota Banjarmasin, Kepala Kemenhaj setempat, H Ahmad Sya’rani, mengatakan jumlah calon haji yang benar-benar berangkat belum bisa dipastikan.

“Belum fix, ada yang mutasi dan lain-lain. Jadi kami belum bisa kasih data jumlah calon haji,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, M Ramadhan, menyebut dari 712 calon haji yang diperiksa di puskesmas, ada empat orang terindikasi tidak istithaah.

“Ada empat calhaj yang terindikasi tidak istithaah,” ungkapnya.

Tiga di antaranya menderita demensia berat, sementara satu orang memiliki nilai Activity Daily Living (ADL) rendah akibat pascastroke. Ia menambahkan penyakit yang banyak ditemukan saat pemeriksaan adalah kolesterol tinggi, penyakit jantung, dan diabetes.

Di Kabupaten Kotabaru, pemeriksaan kesehatan calon haji juga diperketat. Kepala Kemenhaj Kotabaru, Herman Prasetio, menyebut 301 calon haji dinyatakan memenuhi syarat dan 11 orang disiapkan sebagai cadangan.

“Ada yang diketahui sejak awal dan ada pula yang kondisi terbarunya menunjukkan tidak istithaah,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Noor Ifansyah, mengatakan penyakit yang paling banyak diderita calon haji di daerahnya adalah hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.

“Penyakit yang dominan adalah hipertensi, kemudian diabetes mellitus, dan hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi,” paparnya.

Setelah pemeriksaan kesehatan, Dinkes Tapin juga akan melaksanakan vaksinasi calon haji, khususnya vaksin meningitis, sembari menunggu jadwal resmi dari pemerintah pusat. (DailY/Fin)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Halal Bihalal dan Milad ke-58 HM Rosehan NB

13 April 2026 - 12:36

Gubernur Kalsel Resmikan Dermaga Pasar Terapung di TMII, Angkat Budaya Banua ke Kancah Nasional

11 April 2026 - 22:26

Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Disiapkan Rp150 Miliar

9 April 2026 - 14:09

Meriah, Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Puncak Hari Jadi ke-23 Kabupaten Balangan

8 April 2026 - 20:08

Sehari Jelang Musrenbang, Video Joget Pejabat Bappeda Kalsel Viral dan Dihapus

7 April 2026 - 17:56

Kecamatan Pulau Laut Utara Juara Umum MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru 2026

6 April 2026 - 12:03

Trending di Daerah