Menu

Mode Gelap

Kesehatan

Rutinitas Pagi Sehat Berpengaruh pada Umur Panjang


 Rutinitas Pagi Sehat Berpengaruh pada Umur Panjang Perbesar

Kalseldaily.com – Kebiasaan yang dilakukan sejak pagi hari disebut berperan penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang dan meningkatkan peluang hidup lebih sehat hingga usia lanjut. Selain faktor genetik, rutinitas pagi yang konsisten dapat membantu tubuh bekerja lebih optimal.

Dilansir dari Real Simple aktivitas pagi berpengaruh terhadap ritme sirkadian, yaitu jam biologis tubuh yang mengatur produksi hormon, metabolisme, serta siklus tidur dan bangun. Menurut Dr. Jeffrey Egler, MD, kebiasaan pagi yang sehat dapat berdampak positif bagi kesehatan fisik dan mental.

Beberapa rutinitas pagi yang dianjurkan antara lain minum air putih setelah bangun tidur untuk membantu hidrasi dan metabolisme, mengonsumsi sarapan padat gizi yang kaya serat dan protein, serta melakukan aktivitas fisik ringan seperti peregangan atau berjalan kaki.

Selain itu, melatih mindfulness melalui pernapasan dalam atau meditasi singkat dapat membantu mengurangi stres. Menetapkan niat atau tujuan harian juga dinilai mampu meningkatkan fokus dan rasa tujuan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Para ahli menekankan bahwa konsistensi dalam menjalani kebiasaan pagi yang sederhana dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan dan kualitas hidup dalam jangka panjang. (Daily/Fin)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

1.075 Jemaah Haji Debarkasi Banjarmasin Telah Kembali, Tujuh Jemaah Wafat di Tanah Suci

8 June 2026 - 09:58

drg. Ellyana Hasnuryadi Lantik Pengurus Cabang Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Kotabaru

2 June 2026 - 14:33

Pemkab HST pastikan ketersediaan hewan kurban 1.386 ekor jelang Idul Adha

23 May 2026 - 08:27

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global, Indonesia Diminta Perketat Pengawasan

19 May 2026 - 09:01

Banjarbaru Raih Penghargaan Nasional Berkat Program Penanganan Kemiskinan dan Stunting

6 May 2026 - 11:21

Meski Angkanya Turun, 144 Ribu Keluarga Masih Berisiko Stunting

27 April 2026 - 21:31

Trending di Kesehatan