Kalseldaily.com HSS – Sistem pendidikan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) akan diperkuat dengan penerapan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN). Program ini bertujuan menanamkan pemahaman bahaya narkotika kepada pelajar melalui materi yang disisipkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Kepala BNNK HSS, Agus Winarti, mengatakan penerapan IKAN tengah disiapkan melalui regulasi daerah berupa Peraturan Bupati yang saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama dinas terkait.
Ia menjelaskan, materi pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak berdiri sebagai mata pelajaran tersendiri, melainkan diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sudah ada, serta diperkuat melalui kegiatan di luar kelas.
Selain pembelajaran di ruang kelas, edukasi bahaya narkoba juga direncanakan masuk dalam kegiatan ekstrakurikuler sebagai upaya memperluas pemahaman siswa.
Penerapan kurikulum ini dilakukan melalui kolaborasi antara BNNK HSS dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar dapat diterapkan secara menyeluruh di seluruh satuan pendidikan.
Menurut Agus, kebijakan ini diarahkan untuk membangun ketahanan mental pelajar sejak dini agar mampu menolak ajakan penyalahgunaan narkoba seiring pertumbuhan mereka.
Program IKAN diharapkan menjadi bagian dari penguatan karakter peserta didik serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bersih dari pengaruh narkotika di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (Daily/Fin)















Leave a Reply