Kalseldaily.com Banjarbaru – Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan (Kalsel) mengimbau masyarakat agar tidak terlalu khawatir menyikapi isu virus Nipah. Hingga saat ini, belum ditemukan kasus virus Nipah di wilayah Kalsel.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan, Diauddin, mengatakan pihaknya telah memperkuat pengawasan di pintu-pintu masuk wilayah sebagai langkah kewaspadaan dini, terutama menyusul adanya laporan kasus virus Nipah di negara tetangga.
“Langkah ini merupakan bentuk kewaspadaan dini karena negara tetangga sudah ada yang mengalami kasus tersebut. Karena itu kami diminta memperkuat pengawasan di pintu-pintu masuk dari luar ke Indonesia,” ujarnya di Banjarmasin, Kamis (12/2), dikutip dari ANTARA.
Diauddin menegaskan, penguatan pengawasan dilakukan mengingat Kalimantan Selatan merupakan daerah strategis yang memiliki aktivitas ekspor dan impor, sehingga berpotensi menjadi pintu masuk penyakit dari luar negeri.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu panik karena hingga kini kondisi virus Nipah masih terkendali dan penularannya masih bersifat terbatas.
“Masyarakat tidak perlu terlalu khawatir karena sampai sekarang belum ada kasus virus Nipah di Kalsel dan penularannya masih terbatas,” katanya.
Pengawasan difokuskan pada pelabuhan dan titik-titik kedatangan lainnya. Langkah yang dilakukan antara lain pemantauan suhu tubuh serta pemeriksaan kondisi kesehatan para penumpang yang datang dari luar daerah maupun luar negeri.
Diauddin menjelaskan, risiko akan jauh lebih berbahaya apabila terjadi penularan berantai dari manusia ke manusia. Namun, sejauh ini penularan virus Nipah antarmanusia masih terbatas sehingga kasus di negara asal dapat dilokalisasi.
“Yang perlu diwaspadai adalah jika terjadi penularan berantai. Namun saat ini, penularan dari manusia ke manusia masih terbatas,” pungkasnya. (Daily/Fin)















Leave a Reply