Menu

Mode Gelap

Kesehatan

Menjaga Kesehatan Mental Jelang Ramadan agar Ibadah Lebih Bermakna


 Menjaga Kesehatan Mental Jelang Ramadan agar Ibadah Lebih Bermakna Perbesar

Kalseldaily.com Banjarbaru – Menjelang bulan Ramadan, menjaga kesehatan mental menjadi hal yang tidak kalah penting dari menjaga kesehatan fisik. Kondisi mental yang sehat membuat seseorang mampu berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial secara seimbang. Kesehatan mental tercapai ketika tubuh, jiwa, serta lingkungan sosial berada dalam kondisi yang harmonis.

Mengutip informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental.

Pertama, faktor genetika. Seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan gangguan kesehatan mental atau kelainan senyawa kimia pada otak berpotensi lebih rentan mengalami gangguan serupa.

Kedua, faktor ekonomi. Kehilangan pekerjaan, menurunnya penghasilan, atau kondisi kemiskinan dapat memicu stres berat hingga gangguan kecemasan.

Ketiga, faktor fisik. Kekerasan fisik maupun seksual yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan trauma berkepanjangan dan berdampak pada kondisi mental seseorang.

Keempat, faktor sosial. Diskriminasi, stigma negatif, atau tinggal di lingkungan yang kurang mendukung dapat membuat seseorang merasa terasing dan berujung pada depresi.

Bulan Ramadan menjadi momen yang tepat untuk memperbaiki sekaligus menjaga kesehatan jiwa dan raga. Melalui ibadah puasa, umat Muslim tidak hanya meningkatkan kualitas spiritual, tetapi juga melatih kesabaran dan pengendalian diri. Puasa mengajarkan seseorang untuk menahan lapar, dahaga, serta emosi sejak terbit hingga terbenam matahari.

Kemampuan mengontrol emosi selama berpuasa dapat merangsang pelepasan hormon endorfin dalam tubuh. Hormon ini berperan dalam meningkatkan rasa bahagia, memperbaiki suasana hati, mencegah depresi, serta mengurangi kecemasan.

Selain itu, Ramadan juga identik dengan berbagai kegiatan sosial seperti bersedekah, berinfaq, menunaikan zakat fitrah, dan membantu sesama. Aktivitas tersebut mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan rasa kepedulian. Hubungan sosial yang baik terbukti berkontribusi besar terhadap kesejahteraan mental seseorang. (Daily/Fin)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Empat Keluarga Korban Kecelakaan Maut Batulicin Terima Santunan Jasa Raharja

6 August 2026 - 06:44

RS Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko Banjarbaru Resmi Beroperasi

11 July 2026 - 13:17

BKOW Kalsel Gelar Sunatan Massal Ga

6 July 2026 - 20:40

Pemko Banjarmasin Bangun 200 Toilet Bertangki Septik 

4 July 2026 - 17:57

HARGANAS ke-33, Pemprov Kalsel Ajak Ayah Lebih Aktif Dampingi Tumbuh Kembang Anak

29 June 2026 - 13:18

Catat! Peserta BPJS yang Datang Sebelum Jadwal Kontrol Tak Akan Dilayani

17 June 2026 - 15:38

Trending di Kesehatan