Kalseldaily.com Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PRKPLH) menindaklanjuti insiden robohnya satu unit lampu taman di area Taman Bermain Ramah Anak kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura yang sempat viral di media sosial.
Peristiwa tersebut mencuat setelah video yang memperlihatkan suasana panik pengunjung taman beredar luas di media sosial pada 5 Maret 2026. Dalam rekaman tersebut, sebuah lampu penerangan taman diduga roboh dan sempat menimpa seorang anak yang sedang bermain. Beruntung, anak tersebut tidak mengalami luka serius.
Kepala Dinas PRKPLH Kabupaten Banjar, Akhmad Bayhaqie, mengatakan pihaknya langsung menurunkan tim teknis untuk melakukan pengecekan di lokasi kejadian.
“Setelah menerima informasi kejadian, tim kami langsung melakukan pemantauan di lapangan. Dari hasil pemeriksaan awal diketahui terdapat kerusakan pada bagian penopang tiang lampu sehingga menyebabkan tiang tersebut roboh,” ujarnya.
Ia menjelaskan tiang lampu taman dengan tinggi sekitar empat meter tersebut mengalami kerusakan pada bagian penopang sehingga tidak mampu menahan beban dan akhirnya roboh.
Sebagai langkah awal penanganan, petugas langsung mengamankan area di sekitar lokasi kejadian dan mengevakuasi tiang lampu yang roboh untuk menghindari risiko lanjutan bagi pengunjung taman.
“Area di sekitar titik kejadian sudah kami amankan dan tiang lampu yang roboh telah dievakuasi. Kami juga melakukan pengecekan awal terhadap instalasi lampu taman lainnya sebagai langkah antisipasi,” jelasnya.
Ke depan, Dinas PRKPLH akan melakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh terhadap seluruh instalasi lampu taman di kawasan RTH CBS, termasuk mengevaluasi kekuatan pondasi, kondisi struktur tiang, serta sistem pemasangan fasilitas penerangan.
“Pemeriksaan menyeluruh ini penting untuk memastikan seluruh fasilitas aman digunakan masyarakat,” tambahnya.
Bayhaqie menegaskan Pemkab Banjar berkomitmen segera melakukan perbaikan serta berkoordinasi dengan pihak pelaksana pekerjaan agar proses penanganan berjalan sesuai ketentuan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan fasilitas umum yang rusak agar dapat segera ditangani demi menjaga keselamatan dan kenyamanan pengunjung. (Daily/Fin)














Leave a Reply