Kalseldaily.com Banjarmasin – Momen malam Idulfitri 1447 Hijriah yang seharusnya dipenuhi suka cita justru menyisakan pemandangan kurang sedap di Banjarmasin. Tumpukan sampah bekas petasan dan sisa perayaan terlihat berserakan di sepanjang Jalan Ahmad Yani Banjarmasin pada malam takbiran.
Kondisi tersebut bahkan viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan jalanan dipenuhi kertas bekas petasan. Pemandangan itu memicu beragam reaksi publik yang menyoroti rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan saat perayaan hari besar.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin langsung bergerak cepat. Sejak dini hari, petugas kebersihan dikerahkan untuk melakukan penyisiran dan pengangkutan sampah di sejumlah titik utama kota.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Banjarmasin, Marzuki, mengakui lonjakan volume sampah memang kerap terjadi pada momen hari besar keagamaan.
“Idulfitri memang ada peningkatan volume sampah, terutama dari sisa petasan dan makanan. Untuk tahun ini diperkirakan mencapai sekitar lima ton,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).
Untuk mengatasi membludaknya sampah, DLH menerapkan sistem lembur bagi pasukan kebersihan. Petugas ditugaskan menyisir kawasan utama kota hingga menjelang pagi agar kondisi lingkungan kembali bersih.
Menurut Marzuki, mayoritas sampah yang ditemukan merupakan sisa makanan pasca perayaan serta limbah kertas petasan yang ditinggalkan di jalan.
“Kami berlakukan sistem lembur agar sampah bisa segera diangkut. Petugas bekerja sejak dini hari supaya kondisi kota kembali bersih saat pagi,” katanya. (Daily/Fin)










Leave a Reply