Kalseldaily.com Balangan – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Balangan (DPMPTSP) menargetkan realisasi investasi sebesar Rp725 miliar pada tahun 2026.
Target tersebut disusun dengan mempertimbangkan tren capaian investasi tahun sebelumnya yang menunjukkan pertumbuhan positif, terutama dari sektor non-pertambangan.
Pada 2025, realisasi investasi di Balangan tercatat mencapai Rp748 miliar. Angka tersebut melampaui target daerah yang dipatok sebesar Rp720 miliar atau terealisasi sekitar 103,8 persen.
Meski demikian, capaian tersebut masih berada di bawah target yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebesar Rp814 miliar.
JF Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya DPMPTSP Balangan, Mariatul Hidayah, menjelaskan bahwa untuk tahun 2026 pemerintah provinsi sebenarnya memberikan target investasi sebesar Rp760 miliar bagi Balangan.
Namun, pemerintah kabupaten menetapkan target internal sebesar Rp725 miliar sebagai angka yang dinilai lebih realistis dan terukur.
“Memang sedikit lebih rendah dibanding target provinsi,” ujarnya.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah akan mendorong diversifikasi sektor investasi. Selama ini, perekonomian Balangan masih didominasi sektor pertambangan, namun tren investasi mulai bergeser ke sektor non-pertambangan.
Beberapa sektor yang mulai berkembang antara lain jasa, keuangan, perdagangan, serta industri pengolahan. Bahkan, investasi baru juga mulai masuk pada sektor perhotelan dan rumah sakit swasta.
“Kita sudah mulai naik untuk non-pertambangan karena ada investasi baru yang masuk. Mudah-mudahan ke depan semakin meningkat, karena kita tidak bisa hanya bergantung pada sektor pertambangan saja,” pungkas Mariatul. (Daily/Fin)















Leave a Reply