Menu

Mode Gelap

Kesehatan

Angka Stunting Kotabaru Fluktuatif, Pemkab Targetkan Turun hingga 14,4 Persen pada 2029


 Foto: Kompas.id Perbesar

Foto: Kompas.id

Kalseldaily.com Kotabaru – Angka stunting di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan kembali menjadi sorotan setelah menunjukkan tren fluktuatif dalam empat tahun terakhir.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI), prevalensi stunting di Kotabaru tercatat sebesar 21,8 persen pada 2021. Angka tersebut kemudian melonjak menjadi 31,6 persen pada 2022, sebelum turun menjadi 20,1 persen pada 2023. Namun pada 2024 kembali meningkat menjadi 23,2 persen.

Kenaikan terbaru ini memunculkan kekhawatiran terkait konsistensi intervensi penanganan stunting yang dilakukan pemerintah daerah.

Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, menilai kondisi naik-turun tersebut menunjukkan program penanganan stunting belum berjalan optimal.

“Intervensi yang dilakukan selama ini belum konsisten dan perlu penguatan berbasis data yang lebih terintegrasi,” ujarnya saat membuka Pra-Musrenbang Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (PPPS) di Kantor Bapperida Kotabaru, Jumat (27/3/2026).

Pemerintah Kabupaten Kotabaru kini menargetkan penurunan angka stunting sejalan dengan sasaran nasional. Target tersebut dipatok hingga 14,4 persen pada 2029 dan terus ditekan hingga mencapai angka tunggal 5 persen pada 2045, sejalan dengan visi Indonesia Emas.

Upaya tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting serta agenda pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden yang menempatkan sektor gizi sebagai prioritas.

Syairi menekankan pentingnya forum pra-musrenbang sebagai ruang evaluasi berbagai kendala teknis di tingkat kecamatan dan desa. Melalui forum tersebut, pemerintah daerah ingin merumuskan program prioritas yang tidak sekadar berbasis anggaran, tetapi benar-benar menyentuh akar persoalan di lapangan.

“Kita harus memastikan program yang dijalankan mampu memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat di akar rumput,” tegasnya. (Daily/Fin)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Dukung Penanganan Karhutla, Pemkab Banjar Salurkan 350 APD dan Bantuan BBM Rp50 Juta untuk Buser 690

14 September 2026 - 17:35

Sudian Noor Dorong SPPG Sediakan MBG untuk Relawan Penanggulangan Karhutla

28 August 2026 - 22:05

Pemprov Kalsel Fokus Tangani Tiga Titik Krusial Karhutla di Banjarbaru

27 August 2026 - 10:58

Gubernur Muhidin Bentuk Satgas Terpadu Tangani Karhutla

25 August 2026 - 21:56

Empat Keluarga Korban Kecelakaan Maut Batulicin Terima Santunan Jasa Raharja

6 August 2026 - 06:44

RS Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko Banjarbaru Resmi Beroperasi

11 July 2026 - 13:17

Trending di Kesehatan