Banjarbaru KalselDaily.com – Mengelola Gastroesophageal Reflux Disease tidak selalu bergantung pada obat-obatan. Pola makan harian justru menjadi faktor penting dalam mencegah kekambuhan penyakit yang ditandai naiknya asam lambung ke kerongkongan ini.
Salah satu pemicu utama GERD adalah kebiasaan makan yang kurang tepat, seperti konsumsi makanan berlemak tinggi, asam, atau cara pengolahan yang tidak sehat. Karena itu, pengaturan diet menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kondisi tetap stabil.
Penderita GERD dianjurkan memilih buah yang tidak asam, seperti pisang, apel, pir, dan melon. Buah-buahan ini lebih aman karena tidak merangsang produksi asam lambung berlebih, sekaligus membantu pencernaan berkat kandungan seratnya.
Selain itu, sayuran seperti brokoli, bayam, dan wortel juga baik dikonsumsi karena rendah lemak dan kaya nutrisi. Namun, pengolahan perlu diperhatikan, sebaiknya dikukus atau direbus untuk menghindari tambahan lemak yang bisa memicu refluks.
Asupan protein tetap penting, tetapi pilih yang rendah lemak seperti ayam tanpa kulit, ikan, atau putih telur. Hindari makanan yang digoreng karena dapat memperlambat proses pencernaan.
Karbohidrat kompleks seperti oatmeal dan roti gandum juga disarankan karena mampu membantu menyerap asam lambung dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Sementara itu, lemak tetap boleh dikonsumsi dalam jumlah terbatas, terutama dari sumber sehat seperti alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun.
Dengan pola makan yang tepat, gejala GERD dapat lebih terkontrol dan risiko kambuh pun berkurang. (Daily/md).
SC: Detik Helt















Leave a Reply