Menu

Mode Gelap

Banjarbaru

Antisipasi Banjir dan Longsor, BNPB Mulai Operasi Modifikasi Cuaca di Kalsel


 Antisipasi Banjir dan Longsor, BNPB Mulai Operasi Modifikasi Cuaca di Kalsel Perbesar

Kalseldaily.com Banjarbaru – Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian serius Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Untuk mengantisipasi dampak lanjutan seperti banjir dan longsor, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) mulai dilaksanakan di wilayah udara Kalimantan Selatan, Jumat (9/1/2026) malam.

Direktur Kedaruratan BNPB, Agus Riyanto, membenarkan pelaksanaan operasi tersebut. Ia menjelaskan, OMC dilakukan sebagai upaya menekan curah hujan di wilayah daratan yang saat ini masih berpotensi mengalami banjir.

“Kami bersama BMKG mulai melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca. Pesawat OMC jenis Grand Caravan dengan nomor registrasi PK-MAX telah mendarat di Bandara Lanud Sjamsudin Noor sekitar pukul 21.30 Wita,” ujar Agus, Jumat malam.

Pelaksanaan OMC langsung dilakukan pada malam hari hingga sekitar pukul 24.00 Wita. Dalam satu kali penerbangan, sebanyak satu ton garam ditaburkan ke awan potensial hujan. Tujuannya adalah memicu hujan turun lebih awal di wilayah laut, sehingga intensitas hujan di daratan Kalimantan Selatan dapat berkurang.

“Dengan cara ini, potensi awan hujan diarahkan ke laut agar curah hujan di daratan bisa ditekan dan risiko banjir diminimalisir,” jelasnya.

Tahap pertama Operasi Modifikasi Cuaca ini direncanakan berlangsung selama lima hari ke depan dengan evaluasi dilakukan setiap hari. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan kelanjutan pelaksanaan OMC di tahap berikutnya.

Sebagai informasi, OMC juga pernah dilaksanakan di Kalimantan Selatan pada awal 2025 lalu. Saat itu, metode ini dinilai cukup efektif karena mampu menurunkan intensitas hujan dan membantu mengurangi genangan banjir di sejumlah wilayah.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, Rony Eka Saputra, turut membenarkan pelaksanaan OMC tersebut. Ia berharap langkah ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap penurunan curah hujan di daratan.

“Harapannya, dengan OMC ini intensitas hujan bisa berkurang, genangan air cepat surut, dan potensi banjir serta longsor dapat ditekan,” tuturnya. (Daily/Fin)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

19 Kloter Haji Kalselteng Siap Terbang, Bandara Syamsudin Noor Pastikan Layanan Optimal

23 April 2026 - 08:58

Invasi Ikan Sapu-Sapu Ancam Ekosistem Sungai di Banjarbaru

16 April 2026 - 13:00

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Guntung Paring

5 April 2026 - 23:01

Banjarbaru Gandeng Kementerian LH Percepat Reformasi Sampah

4 April 2026 - 20:04

Banjarbaru Terapkan CFD di Jalan Panglima Batur Mulai 12 April 2026

2 April 2026 - 22:27

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru, Pemko Siapkan 15 Ribu Soto Banjar Gratis

1 April 2026 - 18:34

Trending di Banjarbaru