Menu

Mode Gelap
Paman Birin Terima Penghargaan BAZNAS Award 2024, Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Belasan Kilo Sabu Diblender, 88.764 Orang Selamat dari Penyalahgunaan Narkoba Anggota KPPS Tabalong Meninggal, Ternyata Masih Pelajar Haul ke-4 Guru Zuhdi Dilaksanakan Tanggal 7 Maret 2024  Realisasi Investasi Kalsel Tahun 2023 Capai 19,7 T, Terbesar Pertambangan

Daerah

Rakor PKK se-Kalsel, Paman Birin Ajak Kader Gencarkan Upaya Percepatan Penurunan Stunting


 Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin menyampaikan sambutan Rapat Koordinasi TP PKK Provinsi Kalsel tahun 2023 yang mengusung tema ”Kader PKK dan 10 Program Pokok PKK Melaju Menuju Indonesia Maju” di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Senin (16/10). Foto Biro Adpim Kalsel/Naimah Perbesar

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin menyampaikan sambutan Rapat Koordinasi TP PKK Provinsi Kalsel tahun 2023 yang mengusung tema ”Kader PKK dan 10 Program Pokok PKK Melaju Menuju Indonesia Maju” di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Senin (16/10). Foto Biro Adpim Kalsel/Naimah

Kalseldaily.com – Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) hadir sebagai mitra pemerintah, diharapkan mampu mendorong kemajuan pembangunan masyarakat, melalui upaya mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera. Ini dikarenakan keluarga sejahtera adalah fondasi bagi pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan ketahanan sebuah negara.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor atau Paman Birin saat membuka Rapat Koordinasi TP PKK Provinsi Kalsel tahun 2023 yang mengusung tema ”Kader PKK dan 10 Program Pokok PKK Melaju Menuju Indonesia Maju” di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Senin (16/10).

Paman Birin mengatakan, dalam kiprahnya dari waktu ke waktu, Tim Penggerak PKK perlu menyamakan persepsi dengan pemerintah, terkait kebijakan dan rencana prioritas pembangunan manusia.

“Pelaksanaan Rakor TP PKK ini kiranya menjembatani komunikasi dan koordinasi antara Tim Penggerak PKK dengan pemangku kepentingan di tingkat daerah dan pusat,” katanya.

Paman Birin menuturkan, diantara pembangunan yang sangat penting ada di sektor pendidikan dan kesehatan, karena kedua sektor tersebut menentukan kemampuan SDM.

“Pembangunan pendidikan dan kesehatan ini tidak bisa kita capai, jika generasi kita kekurangan atau kelebihan gizi, yang kita kenal dengan problem stunting,” ucapnya.

Gubernur dua periode ini juga menyampaikan bahwa saat ini, angka stunting di kalimantan selatan tercatat sebesar 24,6 persen, dari yang sebelumnya di tahun 2021 sebesar 30 persen. Kalimantan Selatan menjadi tiga besar provinsi dengan penurunan stunting tertinggi, yakni 5,4 persen.

Capaian ini tidak lepas dari kontribusi dan dukungan semua pihak yang terlibat, termasuk Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, juga tim penggerak PKK Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.

“Karena itu, saya tidak bosan-bosannya mengingatkan bahwa pemerintah menargetkan penurunan angka stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024,” katanya.

Selain itu, Paman Birin menambahkan, sebagai sasaran pembangunan nasional, nilai IPM seyogyanya perlu terus mengalami peningkatan.

Dalam hal ini, Tim Penggerak PKK juga memiliki andil untuk mendorong capaian indikator IPM.

“Perlu diketahui oleh seluruh jajaran Tim Penggerak PKK, bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Selatan pada tahun 2022 sebesar 71,84, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 71,28,” terangnya.

Paman Birin juga berharap dengan capaian ini dapat memotivasi untuk semakin gencar dalam melakukan upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan IPM di Kalimantan Selatan.

“TP PKK kiranya dapat lebih memperkuat koordinasi, sinergi, dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Tidak kalah penting, tp pkk juga terlebih dahulu memperkuat komunikasi dan koordinasi di internal organisasi, juga meningkatkan kapasitas dan kemampuan pembinaan. Selain itu, kader-kader PKK memiliki akses langsung untuk bersentuhan dengan masyarakat, melakukan pembinaan dan pendampingan, yang mendorong upaya peningkatan ketahanan ekonomi, kesehatan, dan pembangunan pendidikan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri Ketua TP PKK Kalsel Hj Raudatul Jannah Sahbirin, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Kalsel, Kepala BKKBN Kalsel, Kepala Dinas terkait serta Sandi Fitrian Noor, putra Gubernur Kalsel Paman Birin. Rapat Koordinasi ini juga di ikuti sebanyak 135 peserta dari 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel. (Adv)

Tim Editor

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pasien Mabuk Kecubung di Kalsel Jadi 47 Orang, Ada yang Diisolasi Karena Mengamuk

12 July 2024 - 18:24

5.000 Ekor Burung Dilepas BKSDA Kalsel di Tahura Sultan Adam

10 July 2024 - 20:13

Pengguna LPG Bersubsidi di Kalsel ‘Over’ dari Kuota

10 July 2024 - 08:43

Paman Birin Dikukuhkan menjadi Anggota Kehormatan Persatuan Purnawirawan TNI AD

10 July 2024 - 08:32

Mabuk Kecubung Resahkan Warga Banjarmasin, Polisi Buru Pengedar

9 July 2024 - 15:37

Penyerahan LHP-LKPP 2023, Paman Birin Pastikan Pengunaan APBD Berdampak untuk Kesejahteraan Rakyat

9 July 2024 - 14:16

Trending di Daerah