Menu

Mode Gelap
Paman Birin Terima Penghargaan BAZNAS Award 2024, Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Belasan Kilo Sabu Diblender, 88.764 Orang Selamat dari Penyalahgunaan Narkoba Anggota KPPS Tabalong Meninggal, Ternyata Masih Pelajar Haul ke-4 Guru Zuhdi Dilaksanakan Tanggal 7 Maret 2024  Realisasi Investasi Kalsel Tahun 2023 Capai 19,7 T, Terbesar Pertambangan

Daerah

Pemprov Kalsel Tingkatkan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa


 Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar berfoto bersama dengan seluruh peserta Rakorda Pengadaan Barang dan Jasa di Banjarmasin, Rabu (18/10). Foto Biro Adpim Kalsel/Endy Perbesar

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar berfoto bersama dengan seluruh peserta Rakorda Pengadaan Barang dan Jasa di Banjarmasin, Rabu (18/10). Foto Biro Adpim Kalsel/Endy

Kalseldaily.com – Buka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor mengingatkan untuk berbuat dan bertindak secara profesional, dengan memantapkan perencanaan pengadaan, melaksanakan sesuai aturan, serta meningkatkan pengawasan.

 

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar menyampaikan, pengadaan barang/jasa pemerintah merupakan kegiatan yang cukup besar dalam menggunakan keuangan negara, baik dalam APBN maupun APBD yang dibutuhkan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.

 

“Hampir seluruh kegiatan pemerintah melibatkan pengadaan barang/jasa. Upaya kita untuk membangun infrastruktur, membangun pendidikan, membangun sektor kesehatan, meningkatkan pelayanan dan membangun sektor-sektor lainnya, semuanya akan bersentuhan dengan pengadaan barang dan jasa,” kata Paman Birin.

 

Paman Birin menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa saat ini, sudah mengaplikasikan e-katalog lokal pada pelaksanaan pengadaan barang/jasa dengan berbagai macam produk termasuk pekerjaan konstruksi dan pengadaan barang/jasa dengan metode e-purchasing sudah menempati urutan pertama dari metode pengadaan barang/jasa lainnya.

 

“Untuk mencapai target tersebut, maka pengadaan barang/jasa pemerintah, perlu manajemen dan sistem yang baik, perlu kelembagaan yang kuat, termasuk kemampuan sdm para pejabat fungsional pengadaan karena dengan manajemen yang baik, sistem yang baik, kelembagaan yang kuat dan bersinergi, serta didukung oleh sdm yang berkualitas, maka pengadaan barang/jasa akan berlangsung secara efektif, efisien dan akuntabel,” ucapnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Roy juga menyerahkan penghargaan dan apresiasi, kepada Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Banjar, yang telah mencapai target Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam pencapaian tingkat kematangan pada level 3 (proaktif), sebagaimana juga yang telah dicapai oleh UKPBJ Provinsi Kalimantan Selatan dan UKPBJ Tanah Laut.

 

“Penghargaan dan apresiasi diberikan kepada UKPBJ kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yang telah meraih nilai Indeks Tata Kelola Pengadaan barang/jasa dengan kategori baik dan kepada seluruh jajaran pengadaan barang/jasa kabupaten kota lain agar terus memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam manajemen pengadaan barang dan jasa di Kalimantan Selatan,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmaddin mengatakan, Rakorda Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan dalam rangka membuka pola pikir UKPBJ Kabupaten Kota, bahwa ada 3 hal yang penting dalam pengadaan barang/jasa yakni sdm, kelembagaan dan proses pengadaan.

 

“Sehingga proses pengadaan barang dan jasa kita lebih transparan, akuntabel dalam rangka meningkatkan value humany,” pungkasnya.

 

Tim Editor

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pasien Mabuk Kecubung di Kalsel Jadi 47 Orang, Ada yang Diisolasi Karena Mengamuk

12 July 2024 - 18:24

5.000 Ekor Burung Dilepas BKSDA Kalsel di Tahura Sultan Adam

10 July 2024 - 20:13

Pengguna LPG Bersubsidi di Kalsel ‘Over’ dari Kuota

10 July 2024 - 08:43

Paman Birin Dikukuhkan menjadi Anggota Kehormatan Persatuan Purnawirawan TNI AD

10 July 2024 - 08:32

Mabuk Kecubung Resahkan Warga Banjarmasin, Polisi Buru Pengedar

9 July 2024 - 15:37

Penyerahan LHP-LKPP 2023, Paman Birin Pastikan Pengunaan APBD Berdampak untuk Kesejahteraan Rakyat

9 July 2024 - 14:16

Trending di Daerah