Kalseldaily.com – Banjarbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mulai mematangkan rencana pengembangan infrastruktur strategis untuk mendorong kemajuan kota seiring statusnya sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam rapat yang digelar Kamis (21/8/2025) di Aula Gawi Sabarataan Balai Kota, Pemko membahas empat proyek besar yang akan menjadi prioritas pembangunan ke depan.
Rapat dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta stakeholder terkait. Dalam pemaparannya, Wali Kota menyebut empat proyek yang akan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yaitu: pembangunan stadion olahraga, pengembangan Balai Kota Banjarbaru, pembangunan kawasan Aerocity, serta pembangunan flyover di kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru.
“Pemko Banjarbaru dalam RPJMD nanti ada 4 yang dibahas, pembangunan stadion, balai kota, kawasan aerocity, dan rencana pembangunan flyover,” ujar Wali Kota Erna Lisa Halaby.
Balai Kota Diperluas, Bangunan Lama Tetap Dipertahankan
Dalam rencana pengembangan Balai Kota, Wali Kota menegaskan bahwa bangunan lama yang telah berdiri sejak tahun 1956 tidak akan dihilangkan. Pembangunan difokuskan pada penambahan dua gedung baru di bagian belakang, masing-masing setinggi tujuh lantai, yang akan terhubung langsung dengan bangunan utama.
“Bangunan lama tetap, hanya saja kita koneksikan dengan bangunan di belakangnya,” jelas Wali Kota.
Flyover Simpang Empat Akan Dikaji Ulang
Untuk proyek flyover, Wali Kota menyebut bahwa akan dilakukan kajian ulang secara menyeluruh. Mengingat posisi Banjarbaru kini sebagai ibu kota provinsi, maka diperlukan solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan dan permasalahan lalu lintas lainnya.
“Kedepan kita akan kaji ulang lagi secara mendalam, karena Banjarbaru sudah menjadi Ibu Kota Kalsel, bagaimana mengurai macet dan lainnya,” ucapnya.
Aerocity dan Stadion Masuk Agenda Prioritas
Selain itu, pengembangan kawasan Aerocity yang akan terintegrasi dengan Bandara Internasional Syamsudin Noor juga masuk dalam daftar prioritas. Kawasan ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Sedangkan stadion olahraga dirancang untuk mendukung kegiatan olahraga dan menjadi fasilitas publik berskala regional.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Pj Sekda Banjarbaru, Kepala Bappeda, Kadis PUPR, sejumlah Kepala SKPD, Asisten dan Tenaga Ahli Wali Kota, Dekan Fakultas Teknik ULM, perwakilan Dinas PUPR Provinsi Kalsel, serta stakeholder lainnya.
Dengan perencanaan ini, Pemko Banjarbaru berharap keempat proyek strategis tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan dan kenyamanan warga Kota Idaman.















Leave a Reply