Kalseldaily.com Banjarbaru – Akses masyarakat pesisir Kalimantan Selatan perlahan terbuka lebar. Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah mempercepat pembangunan Jalan Lintas Tengah Pulau Laut di Kabupaten Kotabaru.
Ruas jalan sepanjang 95 kilometer ini digadang-gadang menjadi infrastruktur strategis, sekaligus pintu masuk utama Kalsel menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pembangunan dilakukan bertahap dengan pola pendanaan bersama. Anggaran bersumber dari APBN maupun APBD Provinsi, sehingga proyek tetap bisa berlanjut meski tantangan di lapangan tidak ringan. Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, menegaskan,
“Jalan ini proyek strategis. Selain mendukung konektivitas antarwilayah, nantinya juga terhubung langsung dengan Jembatan Pulau Laut,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).
Kendala cuaca ekstrem disebut menjadi tantangan utama di lapangan. Meski begitu, Yasin memastikan progresnya masih sesuai rencana. Ia juga meminta para pelaksana proyek selalu sigap menghadapi kondisi alam yang tidak menentu, agar target penyelesaian tetap tercapai.
Lebih jauh, jalan ini diproyeksikan menjadi motor penggerak baru bagi perekonomian. Dengan terbukanya jalur darat, sektor pertanian, pariwisata, hingga industri di Kotabaru dan Batulicin diyakini akan terdongkrak signifikan.
“Tahun ini sudah mulai terlihat manfaatnya. Jalan ini bukan hanya membuka akses, tapi juga menjadi urat nadi baru bagi pertumbuhan ekonomi Kalsel,” tambah Yasin.
Dari sisi pembiayaan, pemerintah pusat telah mengucurkan dana Rp200 miliar melalui APBN untuk membangun sekitar 40 kilometer jalan.
Sementara Pemprov Kalsel menanggung sisanya dengan anggaran Rp350 miliar. Megaproyek ini ditargetkan rampung pada akhir 2025 dan menjadi salah satu penopang utama masa depan Kalimantan Selatan di era IKN. (SC RB)















Leave a Reply