Kalseldaily.com Kotabaru – Tradisi Uang Salawat masih terus dilestarikan masyarakat pada momentum Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Seperti yang terlihat di Masjid Fathurrahmaan, Desa Langkang Lama, Kecamatan Pulau Laut Timur. Menjelang pelaksanaan salat Idulfitri, sejumlah petugas terlihat berkeliling di antara saf jemaah sambil membawa bakul untuk mengumpulkan donasi bagi masjid.
Kegiatan yang berlangsung sesaat sebelum salat dimulai itu disambut antusias oleh para jemaah. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua dan lansia ikut berpartisipasi menyumbangkan uang mereka.
Sambil bersalaman dengan petugas yang melantunkan salawat, para jemaah memasukkan berbagai pecahan uang ke dalam bakul yang dibawa berkeliling.
Salah seorang warga Desa Kulipak, Nabil, mengatakan tradisi tersebut memang sudah biasa dilakukan setiap Lebaran. Meski sederhana, menurutnya kegiatan itu memiliki makna penting, terutama dalam mengajarkan generasi muda untuk bersedekah.
Ia menilai tradisi Uang Salawat juga berpotensi mengikuti perkembangan zaman, termasuk dengan memanfaatkan teknologi digital dalam proses donasi.
“Sekarang kan banyak transaksi digital seperti itu, jadi tinggal scan bisa langsung mentransfer Uang Salawat,” ujarnya.
Menurutnya, tidak menutup kemungkinan di masa mendatang petugas juga membawa kode QRIS atau metode pembayaran digital lainnya untuk memudahkan jemaah yang ingin berdonasi. (Daily/Fin)















Leave a Reply