Kalseldaily.com Barabai – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) meningkatkan kesiagaan menghadapi potensi banjir yang kini mulai bergeser ke wilayah Kecamatan Pandawan. Setelah debit air di Batu Benawa dan Barabai menurun, kawasan ini menjadi fokus utama pemantauan karena mulai terjadi kenaikan permukaan air.
Kepala Pelaksana BPBD HST, Ahmad Apandi, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Fitriadinoor, menyampaikan bahwa air dari hulu kini mengalir ke beberapa desa di Pandawan.
“Pemantauan kami menunjukkan air mulai masuk ke wilayah Masiraan dan Jaranih. Dua desa ini termasuk rawan genangan,” ujarnya, Senin (10/11/2025) sore.
Sebagai langkah cepat, BPBD HST mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan patroli dan pendataan lapangan. Satu unit kendaraan operasional disiagakan guna menyusuri titik-titik rawan serta memberikan imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan.
“Kami terus memantau kondisi air sekaligus memperbarui data di lapangan,” kata Fitriadinoor.
Dari hasil pengecekan, genangan di Desa Jaranih mencapai ketinggian antara 5 hingga 45 sentimeter. Air mulai masuk ke pekarangan rumah warga dan merendam beberapa fasilitas umum seperti kantor desa serta sekolah. Kondisi serupa terjadi di Desa Masiraan, di mana ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 55 sentimeter dan sebagian sudah memasuki area kantor desa serta rumah ibadah.
Fitriadinoor menjelaskan, patroli ini bukan hanya untuk memantau debit air, tetapi juga memastikan warga memperoleh informasi kebencanaan secara cepat.
“Kami berupaya agar masyarakat mengetahui perkembangan situasi dan bisa mengambil langkah antisipasi lebih awal,” ungkapnya.
BPBD HST juga menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah desa setempat untuk memperbarui data kondisi banjir. Informasi tersebut menjadi dasar bagi upaya penanganan lebih lanjut, termasuk kesiapan logistik jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi.
Melalui langkah patroli dan komunikasi lapangan ini, BPBD berharap potensi banjir dapat diantisipasi lebih baik. Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, serta segera melapor apabila terjadi kenaikan debit air yang signifikan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. (Daily/Fin)















Leave a Reply