Menu

Mode Gelap

Habar Dewan

Belum Punya Wadah Resmi, H. Sudian Noor Dorong Pembentukan Asosiasi Guru Mengaji Indonesia (AGNIA)


 Belum Punya Wadah Resmi, H. Sudian Noor Dorong Pembentukan Asosiasi Guru Mengaji Indonesia (AGNIA) Perbesar

Kalseldaily.com  Banjarbaru — Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi PAN, H. Sudian Noor, menyampaikan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan guru mengaji di Indonesia. Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan Jamarah (Jagong Masalah Umrah dan Haji) yang digelar di Asrama Haji Embarkasi Banjarbaru, Rabu (12/11).

Dalam sambutannya, Sudian Noor menilai bahwa selama ini guru mengaji belum mendapatkan perhatian yang layak, padahal perannya sangat penting dalam membentuk dasar keagamaan anak-anak sebelum masuk pesantren.

“Selama kurang lebih satu tahun ulun di DPR RI, masalah guru mengaji ini belum pernah dibahas. Padahal mereka punya peran besar. Sebelum anak masuk pesantren, pasti yang pertama kali mengajar adalah guru mengaji — entah di TPA, TPQ, RTQ, atau guru mengaji kampung,” ujarnya.

Ia menambahkan, banyak profesi di Indonesia yang memiliki wadah atau persatuan, seperti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Persatuan Guru Madrasah Indonesia, hingga Persatuan Penyuluh Indonesia. Karena itu, menurutnya, sudah saatnya para guru mengaji juga memiliki organisasi resmi yang menaungi dan memperjuangkan hak-hak mereka.

“Ulun insya Allah berkeinginan membentuk Persatuan atau Asosiasi Guru Mengaji Indonesia. Di situlah nanti para guru mengaji bisa bernaung, karena selama ini mereka belum memiliki wadah yang menaungi secara resmi,” jelasnya.

Sudian Noor juga menyoroti kondisi kesejahteraan para guru mengaji yang masih memprihatinkan. Ia mencontohkan, di beberapa daerah seperti Kepulauan Seribu, masih ada guru yang hanya menerima bisyarah atau upah sebesar Rp150.000 per bulan.

“Banyak guru madrasah dan guru mengaji yang mengeluh. Mereka menangis karena bisyarah yang diterima sangat kecil, padahal mereka mengajar sama seperti guru lainnya,” ungkapnya.

Melalui inisiatif ini, Sudian Noor berharap martabat dan kesejahteraan guru mengaji dapat lebih diperhatikan pemerintah.

“Ulun ingin mendoakan para guru mengaji agar tetap istiqamah. Ulun juga ingin mengangkat hak dan martabat guru mengaji, khususnya di Kalimantan Selatan, agar ke depan bisa ada banyak program dan kegiatan yang berpihak kepada mereka,” pungkasnya. (Daily/Fin)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Cegah Kecelakaan Berulang, Satlantas Tanbu Pasang Rambu Chevron dan Batas Kecepatan di KM 71,5 Mantewe

31 August 2026 - 17:55

Kunjungi Lokasi Karhutla, Sudian Noor Soroti Kesehatan dan Keselamatan Relawan

28 August 2026 - 21:20

Dispersip Kalsel Petakan Kebutuhan Pustakawan, ABK Jadi Dasar Penataan Formasi di Daerah

27 August 2026 - 23:42

Workshop Pengelola Perpustakaan Kalsel Perkuat Kapasitas dan Inovasi Layanan

26 August 2026 - 17:55

Tujuh Kabupaten/Kota di Kalsel Tetapkan Siaga Darurat Karhutla, 6.905 Hektare Lahan Terbakar

25 August 2026 - 20:55

Petakan Potensi Generasi Muda, Pemkab HSS Gelar Psikotes Bakat dan Minat 4.184 Siswa

25 August 2026 - 12:23

Trending di Hulu Sungai Selatan