Kalseldaily.com Tanah Bumbu — Anggota DPR RI Komisi VIII, H. Sudian Noor, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kalimantan Selatan.
Ia turun langsung ke Desa Barakat Mufakat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (14/11), untuk mensosialisasikan program Sekolah Rakyat yang dihadiri puluhan orang tua siswa yang ingin mengetahui lebih dekat konsep sekolah berbasis kerakyatan tersebut.
.
Dalam sambutannya, H. Sudian Noor menekankan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tetapi wujud harapan baru bagi anak-anak yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas belajar yang layak. Ia mengingatkan bahwa gagasan ini memiliki akar sejarah panjang dalam perjalanan pendidikan bangsa.
“Sekolah rakyat yang diingat oleh Bapak Presiden adalah wujud cita-cita pendidikan yang selama ini belum pernah ada lagi. Dulu pernah ada sekolah rakyat, dan kini konsep itu dihidupkan kembali,” ujarnya di hadapan peserta.
Menurutnya, pemerintah pusat telah menetapkan target nasional untuk mendirikan sekitar 100 Sekolah Rakyat Menengah (SRM) di berbagai daerah di Indonesia. Program ini dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga prasejahtera yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih inklusif.
Khusus di Kalimantan Selatan, tiga wilayah akan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tahap awal, yakni Barito Kuala, Banjarbaru, dan Tanah Bumbu. Kehadiran sekolah-sekolah tersebut diharapkan membawa dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan generasi muda di Banua.
H. Sudian Noor menegaskan bahwa langkah pembangunan Sekolah Rakyat bukanlah kebijakan yang berdiri sendiri, tetapi bagian dari komitmen pemerintah untuk membangun pendidikan yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter dan penguatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menutup sosialisasi dengan mengajak seluruh masyarakat mendukung penuh program ini, seraya berharap Sekolah Rakyat benar-benar menjadi jembatan bagi anak-anak untuk meraih pendidikan yang setara dan bermutu. (Daily/Fin).












Leave a Reply