Menu ✖

Mode Gelap

Banjarbaru

Pembangunan Stadion Internasional Kalsel Masuk Tahap Konsultasi Publik Pengadaan Lahan


 Foto: MC Kalsel Perbesar

Foto: MC Kalsel

Kalseldaily.com Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel menggelar konsultasi publik pengadaan tanah untuk pembangunan Stadion Internasional Kalimantan Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Dinas PUPR Kalsel, Banjarbaru, Kamis (15/1/2026).

Konsultasi publik ini menjadi langkah penting untuk memastikan proses pengadaan lahan berjalan lancar serta mendapat dukungan dari masyarakat yang lahannya terdampak pembangunan stadion.

Acara tersebut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Ariadi Noor, Kepala Dinas PUPR Kalsel M. Yasin Toyib, serta para pemilik lahan yang berada di lokasi rencana pembangunan.

Ariadi Noor menyampaikan bahwa konsultasi publik merupakan bagian dari tahapan yang wajib dilalui dalam proses pengadaan tanah.

Ia bersyukur karena seluruh pemilik lahan yang hadir menyatakan dukungan terhadap pembangunan stadion.

“Semua pemilik lahan sudah menyatakan bersedia dan mendukung pembangunan Stadion Internasional Kalimantan Selatan,” ujar Ariadi.

Ia menjelaskan, anggaran yang disiapkan untuk pembebasan lahan mencapai sekitar Rp35 miliar dengan jumlah pemilik lahan sebanyak 65 orang. Pembangunan stadion ini juga merupakan bagian dari visi dan janji Gubernur Kalimantan Selatan.

“Stadion ini adalah salah satu janji pembangunan daerah yang ingin kita wujudkan bersama,” katanya.

Ariadi berharap seluruh proses, mulai dari pengadaan lahan hingga pembangunan fisik stadion yang direncanakan secara multiyears, dapat berjalan tanpa hambatan. Ia juga menegaskan bahwa pendanaan untuk proyek tersebut telah disiapkan.

Terkait harga lahan, Ariadi menyebutkan saat ini masih dalam tahap komitmen awal. Penilaian harga nantinya akan dilakukan oleh pihak berwenang, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Prinsipnya bukan ganti rugi, tapi ganti untung. Pemerintah ingin pemilik lahan merasa diuntungkan,” tegasnya.

Untuk pembangunan stadion secara keseluruhan, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp1 triliun.

Stadion ini diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas olahraga bertaraf internasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan sekitar bandara Banjarbaru.

“Stadion ini diharapkan bisa menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan dan mendukung perkembangan daerah,” tutup Ariadi. (Daily/Fin)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Muhidin Tekankan Pentingnya Data Geospasial untuk Perkuat Posisi Kalsel sebagai Pusat Logistik Kalimantan

26 October 2026 - 12:02

Wagub Hasnuryadi Hadiri Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Jambore KUMITRA 2026

26 October 2026 - 11:48

Sekdaprov Kalsel Buka Pemilihan Nanang Galuh 2026, Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Banua

25 October 2026 - 11:49

Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi

25 October 2026 - 07:14

18 Orang Jadi Tersangka, Polda Kalsel Sita 7.825 Liter BBM dan 22 Kendaraan

24 October 2026 - 12:21

Wagub Hasnuryadi Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Perkuat Akses Keuangan Masyarakat

23 October 2026 - 11:53

Trending di Pemprov Kalsel