Kalseldaily.com Banjarmasin – Wajah Masjid Raya Sabilal Muhtadin tampak sedikit berbeda. Tulisan nama masjid yang terpasang di bagian depan kini berwarna biru, tidak lagi mempertahankan warna klasik yang selama puluhan tahun melekat pada masjid kebanggaan warga Kalimantan Selatan itu.
Perubahan tersebut langsung menyita perhatian jamaah dan masyarakat. Banyak yang mempertanyakan alasan pergantian warna, karena tulisan lama sudah dianggap sebagai bagian dari identitas visual Masjid Raya Sabilal Muhtadin.
Menanggapi hal itu, Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, M Tambrin, menjelaskan bahwa pengecatan ulang dilakukan karena kondisi tulisan sebelumnya sudah mengalami kerusakan.
“Cat yang lama memang sudah tidak layak. Kalau dibiarkan, kami khawatir kerusakannya akan semakin parah,” ujarnya.
Menurut Tambrin, warna biru yang terlihat saat ini bukanlah tampilan akhir. Pihak pengelola masih akan melakukan penyempurnaan, terutama menjelang bulan Ramadhan.
“Ini masih sementara. Sebelum 1 Ramadhan, tulisan akan disempurnakan lagi dengan kaligrafi Islami yang bernuansa Kalimantan Selatan,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa langkah perbaikan tersebut mendapat dukungan dari Gubernur Kalimantan Selatan. Dukungan itu diharapkan dapat membantu pengelola menata masjid secara bertahap agar tampil lebih baik dan nyaman bagi jamaah.
“Atas dukungan Pak Gubernur, insyaallah ke depan Masjid Raya Sabilal Muhtadin akan diperbaiki dengan lebih baik lagi,” ucap Tambrin. (Daily/Fin)
SC: RRI Banjarmasin














Leave a Reply