Menu

Mode Gelap

Banjarbaru

Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Bundaran Simpang Empat Banjarbaru Dihentikan


 Foto: Kanal Kalimantan Perbesar

Foto: Kanal Kalimantan

Kalseldaily.com Banjarbaru – Uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru resmi dihentikan pada Sabtu (24/1/2026) siang. Skema pengaturan lalu lintas yang mulai diterapkan sejak pukul 08.00 Wita tersebut dinilai belum mampu mengurai kepadatan kendaraan secara optimal.

Dalam uji coba tersebut, pengendara dari Jalan A. Yani arah Martapura dialihkan menuju Jalan P.M. Noor. Selain itu, diterapkan pula skema putar balik yang berbeda antara kendaraan roda dua dan roda empat. Namun, setelah dilakukan evaluasi di lapangan, pengaturan tersebut belum memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran arus lalu lintas.

Arus lalu lintas di kawasan Bundaran Simpang Empat pun akhirnya dikembalikan ke kondisi semula setelah Pemerintah Kota Banjarbaru bersama dinas terkait dan sejumlah pemangku kepentingan melakukan evaluasi.

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menyampaikan keputusan penghentian uji coba tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyebut masih ada sejumlah pertimbangan penting yang belum terakomodasi dalam skema yang diterapkan.

“Sepertinya uji coba hari ini yang dilakukan dinas terkait dan beberapa stakeholder belum bisa memberikan solusi dengan beberapa pertimbangan penting, sehingga kita normalkan kembali di hari ini,” tulis Lisa.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif menyampaikan saran dan kritik melalui media sosial. Menurutnya, masukan tersebut menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan lalu lintas ke depan.

“Saran masukan yang positif akan kami hargai untuk Banjarbaru lebih baik lagi. Salam sehat semuanya, hati-hati dalam berkendara,” lanjutnya.

Beragam respons pun muncul dari warganet. Sebagian menyarankan penataan ulang sistem lampu lalu lintas sebagai solusi jangka pendek, sementara usulan lain mengarah pada pembangunan flyover sebagai langkah jangka panjang untuk mengatasi kemacetan di kawasan tersebut.

Menanggapi berbagai masukan itu, Lisa menegaskan Pemerintah Kota Banjarbaru akan membuka opsi penanganan lain dengan melibatkan tenaga ahli profesional.

“Kita cari opsi lain untuk penanganan ruas jalan sekitar Bundaran Simpang Empat. Sudah kami normalkan kembali dulu sambil mengkaji lebih detail,” ujarnya.

Secara terpisah, Lisa juga memastikan pihaknya akan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memperoleh kajian yang lebih komprehensif terkait penanganan lalu lintas di kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru menerapkan rekayasa lalu lintas di Bundaran Simpang Empat Banjarbaru, tepatnya di depan SPBU, sebagai upaya awal mengurai kepadatan kendaraan. (Daily/Fin)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

359 Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin Bersiap Pulang

2 June 2026 - 14:54

Tuding Ada Pengabaian Hak Masyarakat, Warga Sidomulyo I Datangi PN Banjarbaru

23 May 2026 - 08:08

Banjarbaru Raih Penghargaan Nasional Berkat Program Penanganan Kemiskinan dan Stunting

6 May 2026 - 11:21

19 Kloter Haji Kalselteng Siap Terbang, Bandara Syamsudin Noor Pastikan Layanan Optimal

23 April 2026 - 08:58

Invasi Ikan Sapu-Sapu Ancam Ekosistem Sungai di Banjarbaru

16 April 2026 - 13:00

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Guntung Paring

5 April 2026 - 23:01

Trending di Banjarbaru