Kalseldaily.com Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali mengusulkan penambahan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dibiayai melalui APBD. Sebanyak 2.003 warga diusulkan dan dipastikan kembali aktif sebagai peserta mulai 1 Maret 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan, mengatakan usulan tersebut telah melalui proses verifikasi lapangan hingga 20 Februari 2026.
“Sebelumnya jumlah usulan 1.941 orang, sekarang sudah menjadi 2.003 orang yang telah diverifikasi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).
Penambahan ini dilakukan setelah jumlah PBI BPJS Kesehatan yang menjadi tanggungan Pemerintah Kota Banjarmasin sempat mengalami penurunan cukup signifikan. Pada Januari 2026, jumlah PBI tercatat sebanyak 44.384 orang, namun pada Februari menurun menjadi 39.706 orang atau berkurang 4.678 peserta.
“Dengan penambahan 2.003 peserta ini, total PBI yang dibiayai APBD kini menjadi 41.708 orang,” jelas Ramadhan.
Ia menegaskan, penambahan tersebut berada di luar kuota awal PBI yang telah ditanggung pemerintah kota. Langkah ini menjadi bentuk komitmen Pemkot Banjarmasin dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi warga kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 hingga desil 5.
“Ini komitmen kami agar warga miskin dan rentan tetap mendapatkan layanan kesehatan gratis,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Nuryadi, menyebut jumlah penerima PBI masih berpotensi bertambah dalam beberapa bulan ke depan. Pihaknya masih membuka ruang usulan dari masyarakat.
“Kami tidak menutup usulan sampai tiga bulan ke depan. Setiap usulan yang masuk akan diverifikasi agar tepat sasaran,” katanya.
Pemkot Banjarmasin memastikan proses validasi dan verifikasi terus dilakukan secara berkelanjutan agar kepesertaan BPJS Kesehatan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan. (Daily/Fin)














Leave a Reply