Menu

Mode Gelap

Kesehatan

Puskesmas Hikun Hadirkan Tiga Inovasi Unggulan untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Warga


 Puskesmas Hikun Hadirkan Tiga Inovasi Unggulan untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Warga Perbesar

Kalseldaily.com Tabalong – Puskesmas Hikun menghadirkan tiga inovasi unggulan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kerjanya. Ketiga inovasi tersebut menyasar penyakit tidak menular, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga pencegahan stunting dan gizi kurang.

Inovasi pertama diberi nama Bersama Sadar, Pantau, dan Tindak Lanjut Hipertensi serta Diabetes Terkontrol Untukku (BESTIE KU). Program ini difokuskan pada pelayanan cepat dan tepat bagi pasien hipertensi serta diabetes melitus. Melalui pendekatan berbasis komunitas, BESTIE KU bertujuan menurunkan angka kesakitan sekaligus mencegah komplikasi akibat kedua penyakit tidak menular tersebut.

Pelaksanaannya melibatkan petugas kesehatan bersama kader BESTIE KU dengan pendekatan human touch, komunikasi dua arah yang tidak kaku, serta fleksibilitas pemantauan yang bisa dilakukan di sela aktivitas warga. Pasien juga didorong untuk berdaya, sehingga mampu menjadi pengingat dan pendamping bagi diri sendiri maupun sesama penderita.

Inovasi kedua adalah Gerakan Bersama Orang Tua Meningkatkan Pemanfaatan Buku KIA untuk Pemantauan Tumbuh Kembang Anak (Gempita). Program ini dijalankan melalui pemeriksaan kelengkapan pengisian Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), sosialisasi tumbuh kembang anak oleh bidan dan tenaga kesehatan, serta bimbingan teknis kepada kader Posyandu terkait pengisian Buku KIA, khususnya pada aspek pemantauan perkembangan anak.

Sementara itu, inovasi ketiga adalah Sistem Cegah Anak Stunting dan Kurang Gizi (Si Cantik). Inovasi ini berfokus pada deteksi dini balita berisiko stunting dan gizi kurang melalui pencatatan serta pengelompokan status gizi secara sederhana. Dengan sistem ini, tindak lanjut dan pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Kepala Puskesmas Hikun, dr Novian Eka Hariadi, mengatakan ketiga inovasi tersebut merupakan solusi yang dirancang oleh koordinator program di Puskesmas untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kami berharap melalui tiga inovasi ini, pelayanan terhadap pasien penyakit tidak menular, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Hikun dapat berjalan lebih optimal. Yang terpenting, masyarakat merasa nyaman dan terbantu,” ujarnya. (Daily/Fin)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Pemerintah Kotabaru Resmikan Lima Puskesmas Baru untuk Perkuat Layanan Kesehatan

11 March 2026 - 22:22

Dinkes Balangan Ajak Orangtua Imunisasi MR, 15 Kasus Campak Ditemukan

10 March 2026 - 20:29

Dinkes Banjarbaru Catat Tren Penurunan ODHIV, Kasus LTFU Jadi Tantangan

9 March 2026 - 23:37

Honor Transport Kader Posyandu di Banjarmasin Naik Jadi Rp200 Ribu per Bulan

8 March 2026 - 23:21

39 Persen Kasus Baru HIV di Banjar dari Kelompok LSL

7 March 2026 - 23:34

Banjarmasin Kekurangan Dokter Forensik dan Urologi, Dinkes Siapkan Rekrutmen

6 March 2026 - 23:16

Trending di Banjarmasin