Kalseldaily.com Banjarmasin – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banjarmasin melakukan pengawasan intensif terhadap jajanan berbuka puasa di Pasar Wadai Ramadan kawasan Siring 0 Km Banjarmasin, Rabu (4/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual aman dikonsumsi masyarakat selama bulan Ramadan.
Petugas menyambangi setiap stan, mengambil sampel makanan dan minuman, lalu langsung melakukan uji cepat di lokasi. Pemeriksaan difokuskan untuk mendeteksi kemungkinan adanya kandungan bahan berbahaya seperti boraks, formalin, maupun pewarna tekstil yang dilarang digunakan pada pangan.
Pelaksana Tugas Kepala BBPOM Banjarmasin, Ary Yustantiningsih, mengatakan pengawasan ini bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang membeli takjil.
“Kami ingin memastikan tidak ada bahan berbahaya dalam makanan dan minuman yang dijual, seperti boraks, formalin, dan zat berbahaya lainnya,” ujarnya.
Dari 23 sampel yang diambil secara acak, seluruhnya dinyatakan aman dan tidak ditemukan kandungan bahan kimia berbahaya.
“Semua sampel yang kami periksa hasilnya memenuhi syarat dan aman dikonsumsi,” jelasnya.
Ary menilai kesadaran pedagang di Banjarmasin terhadap keamanan pangan semakin baik. Mayoritas pelaku usaha sudah memahami pentingnya menjaga kualitas dan tidak menggunakan bahan tambahan yang dilarang.
Salah seorang pedagang, Yordana, yang menjual es gabus, mengaku mendukung langkah pengawasan tersebut. Menurutnya, uji sampel seperti ini membuat pedagang dan pembeli merasa lebih tenang.
“Bagus, jadi kami dan pembeli sama-sama tahu kalau makanan di sini aman,” katanya.
Dalam kegiatan ini, BBPOM turut menggandeng Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, anggota Pramuka dari SMK ISFI Banjarmasin, serta sejumlah instansi terkait lainnya. Pengawasan serupa juga dilakukan di berbagai daerah lain di Kalimantan Selatan selama Ramadan. (Daily/Fin)














Leave a Reply