Kalseldaily.com Banjarbaru – Puncak arus balik Lebaran di Bandara Internasional Syamsudin Noor terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 atau H+6 Idulfitri. Pada hari tersebut tercatat sebanyak 13.858 penumpang memadati bandara, menjadikannya sebagai pergerakan tertinggi selama periode arus balik sementara.
Selain lonjakan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga tercatat mencapai 98 penerbangan. Sementara itu, angkutan kargo mencapai 118 ton. Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode arus balik Lebaran tahun sebelumnya.
Branch Communication & CSR Department Head Bandara Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor, mengatakan tren arus balik Lebaran tahun ini terpantau cukup tinggi dan stabil.
“Pada puncak arus balik 28 Maret, jumlah penumpang mencapai 13 ribu lebih. Ini menjadi salah satu pergerakan tertinggi selama periode Lebaran tahun ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025, jumlah penumpang mengalami pertumbuhan sekitar 12,1 persen. Bahkan jika dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi pada 2019, trafik penumpang telah melampaui dengan tingkat pemulihan mencapai 134,1 persen.
Sementara itu, untuk Minggu, 29 Maret 2026, trafik penumpang diproyeksikan masih tinggi meski mulai melandai. Jumlah penumpang diperkirakan mencapai 12.585 orang dengan 84 penerbangan.
Pergerakan penumpang pada hari tersebut diprediksi akan terkonsentrasi pada jam-jam sibuk, yakni kedatangan pada pukul 12.00–12.59 WITA dan 22.00–22.59 WITA, serta keberangkatan pada pukul 12.00–12.59 WITA dan 19.00–19.59 WITA.
Zulfian menambahkan, tingginya arus balik juga didukung oleh penambahan penerbangan ekstra selama periode Lebaran.
“Tambahan penerbangan atau extra flight turut membantu mengakomodasi lonjakan penumpang, sehingga layanan tetap berjalan lancar,” katanya. (Daily/Fin)















Leave a Reply