Sukabumi, KalselDaily.com – Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Sudian Noor, menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Creative Space Masjid Sejuta Pemuda dalam rangkaian Dakwahthon Season 2, di Jl. lamping, Gedongpanjang, Kec. Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri dai sekaligus influencer Ustaz Derry Sulaiman, Founder Masjid Sejuta Pemuda Ustaz Anggy F. Sulaiman dan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) H. Nanang Mubarok.
Mengusung tema “Live Music for Palestine & Peletakan Batu Pertama”, kegiatan ini menjadi momentum untuk menggabungkan syiar Islam, penguatan peran generasi muda, serta kepedulian terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Dalam kesempatan tersebut, Sudian Noor menyampaikan bahwa pembangunan masjid tidak sekadar mendirikan bangunan fisik, melainkan membangun pusat peradaban yang mampu mencetak generasi berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial.
“Masjid harus menjadi tempat lahirnya generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, memiliki wawasan yang luas, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Ketika anak muda mencintai masjid, maka kita sedang membangun masa depan umat,” ujarnya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mengapresiasi konsep Creative Space Masjid Sejuta Pemuda yang dirancang sebagai ruang kolaborasi dakwah, pendidikan, dan pengembangan kreativitas anak muda. Menurutnya, pendekatan seperti ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan masjid yang lebih inklusif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Selain prosesi peletakan batu pertama, kegiatan tersebut juga diisi dengan penggalangan solidaritas untuk Palestina melalui Live Music for Palestine, kajian keislaman, dan berbagai kegiatan inspiratif yang disiarkan secara langsung selama 72 jam non-stop.
Sudian Noor berharap pembangunan Masjid Sejuta Pemuda dapat segera terwujud dan menjadi pusat lahirnya generasi muda yang religius, produktif, serta memiliki semangat kemanusiaan yang tinggi.
Menurutnya, kolaborasi tokoh agama, pemerintah, dan anak muda seperti ini menjadi modal penting dalam memperkuat syiar Islam yang membawa manfaat bagi masyarakat luas. (Daily/md).















Leave a Reply