Banjarbaru, kalseldaily.com – Anggota Komisi VIII DPR RI F-PAN, H. Sudian Noor, mengapresiasi peran dari relawan Damkar Banjarbaru dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Para relawan yang tetap berada di lapangan menghadapi berbagai risiko, khususnya ketika terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) maupun banjir.
Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama para relawan kebencanaan dan Mahasiwa di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026).
“Ulun menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para relawan, yang hingga saat ini terus berjibaku menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)” ucap Sudian Noor tulus.
Menurut Sudian Noor, semangat para relawan yang selama ini turun langsung membantu masyarakat saat terjadi bencana merupakan wujud nyata dari nilai Pancasila, Persatuan Indonesia, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Empat pilar yang mau disampaikan sebenarnya sudah pian kerjakan. Apa itu? Kepedulian pian kepada sesama. Itu jarang dimiliki oleh semua orang,” ujar Sudian Noor di hadapan para relawan.
“Kalau dalam haji, ada istilah ‘pantang pulang sebelum terbang’. Kalau bubuhan pian, ‘pantang pulang sebelum padam’,” katanya.
Sudian Noor menilai semangat tersebut harus mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah. Menurutnya, relawan tidak seharusnya menanggung sendiri kebutuhan selama menjalankan tugas kemanusiaan, termasuk konsumsi dan bahan bakar untuk operasional.
“Jangan sampai relawan memikirkan dengan uangnya sendiri. Itu harus pemerintah yang hadir, bukti ucapan terima kasih,” tegasnya.
Sudian Noor berencana mendorong adanya formulasi kebijakan bersama pemerintah daerah agar kebutuhan dasar relawan selama penanganan bencana dapat lebih terjamin.
“Nanti akan ulun duduk bersama dengan ketua-ketuanya ini. Nanti akan kita bawa ke tingkat yang lebih tinggi, ke Ibu Wali, kalau perlu sampai ke Gubernur,” ujarnya. (Daily).














Leave a Reply