Kalseldaily.com Banjarmasin — Tidak semua hal besar dimulai dari kemewahan. Sebagian justru lahir dari ruang sederhana, dari tim kecil yang memilih bertahan, saling percaya, dan tidak menyerah di tengah proses. Gambaran itu terlihat dalam kegiatan HIMA Elevate Vol. 2 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital Politeknik Hasnur di Banjarmasin Creative Hub.
Mengusung tema “How Digital Businesses Grow & Survive”, kegiatan ini menghadirkan Presiden ISFO, Ibnu Sina, bersama Hafidz Ridha Try Sjahputra. Namun, lebih dari sekadar seminar, kegiatan ini menjadi ruang refleksi tentang proses panjang, tekanan, serta kekuatan tim dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ketua Pelaksana, Raden Sherin Nabilla Adani, menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan ini merupakan hasil dari perjalanan yang tidak mudah. Berbagai dinamika, mulai dari perbedaan pendapat hingga rasa lelah dan keraguan, harus dihadapi bersama oleh tim.
“Ada lelah yang tidak terlihat, ada perbedaan yang harus disatukan, dan ada ragu yang harus dilawan. Namun satu hal yang membuat semuanya tetap berjalan adalah tim yang tidak memilih mundur,” ujarnya. Ia menambahkan, kepemimpinan bukan hanya soal mengatur, tetapi tentang bagaimana saling menjaga agar seluruh tim dapat berjalan hingga akhir.
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital, Rizky Ramadhani, dalam sambutannya menegaskan bahwa kesuksesan tidak terlepas dari kesiapan menghadapi proses. “Banyak orang ingin sukses, tapi tidak semua siap menanggung prosesnya,” ucapnya.
Ia juga menekankan bahwa mimpi besar tidak pernah dibangun sendirian, melainkan tumbuh dari kepercayaan, kerja sama, serta orang-orang yang tetap bertahan saat keadaan tidak mudah. “Sejarah tidak pernah ditulis oleh mereka yang menunggu. Ia ditulis oleh mereka yang pada satu titik memutuskan untuk berdiri dan tidak lagi mundur,” tegasnya.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Koordinator Program Studi Bisnis Digital Politeknik Hasnur, Nadilla Deryza Syofrin, yang mengapresiasi semangat dan kekompakan mahasiswa. Ia menilai, dunia nyata tidak hanya membutuhkan individu yang hebat, tetapi juga tim yang mampu saling menguatkan di tengah tekanan.
Dalam sesi utama, Ibnu Sina menyampaikan bahwa keberhasilan dalam bisnis tidak pernah berdiri di atas satu orang. Menurutnya, banyak kegagalan terjadi bukan karena kurangnya kemampuan, tetapi karena tidak mampu menjaga tim tetap solid saat menghadapi tantangan.
Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan dari AMBAPERS dan Hasnur Group sebagai bentuk kepercayaan terhadap potensi mahasiswa untuk terus berkembang dan memimpin.
HIMA Elevate Vol. 2 pun tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga menjadi cerminan bahwa proses yang tidak mudah, kekompakan tim, serta keberanian untuk terus melangkah adalah kunci dalam meraih tujuan. Pada akhirnya, yang dikenang bukan hanya hasilnya, melainkan siapa saja yang tetap bertahan hingga garis akhir. (Daily/Rilis)















Leave a Reply