Menu

Mode Gelap

Kesehatan

Meski Angkanya Turun, 144 Ribu Keluarga Masih Berisiko Stunting


 Foto: Ilustrasi Perbesar

Foto: Ilustrasi

Banjarmasin, KalselDaily.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mencatat tren penurunan angka stunting dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia, prevalensi stunting turun dari 24,7 persen pada 2023 menjadi 22,9 persen di 2024.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kalsel, Rahmadi, menyebut penurunan tersebut menunjukkan adanya perbaikan, meski data resmi terbaru untuk 2025–2026 masih belum tersedia karena survei tidak dilakukan setiap tahun.

Sementara itu, data rutin berbasis laporan kabupaten/kota menunjukkan angka stunting 2025 berada di kisaran 9,97 persen. Namun, angka ini tidak bisa disamakan dengan hasil survei nasional.

Dari sebaran wilayah, Kabupaten Banjar masih menjadi daerah dengan prevalensi tertinggi, baik berdasarkan survei maupun data rutin. Sebaliknya, angka terendah tercatat di Kabupaten Tapin dan Tanahbumbu.

Rahmadi menjelaskan, stunting dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari kurangnya asupan gizi hingga infeksi berulang, serta faktor lingkungan seperti sanitasi dan ketersediaan pangan.

Upaya penanganan terus dilakukan, di antaranya melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), layanan kesehatan ibu dan anak, serta deteksi dini tumbuh kembang. Meski demikian, efisiensi anggaran diakui menjadi tantangan tersendiri.

Di sisi lain, BKKBN mencatat sekitar 144 ribu keluarga di Kalsel masuk kategori berisiko stunting. Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel, Farah Adibah, menegaskan bahwa risiko tersebut dipengaruhi faktor lingkungan, pola asuh, hingga kondisi keluarga.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus stunting muncul setelah anak berusia di atas satu tahun, yang berkaitan erat dengan pola makan dan sanitasi.

Meski tren menunjukkan penurunan, jumlah balita terdampak masih cukup besar. Pemerintah pun terus memperkuat intervensi, termasuk edukasi hingga ke usia remaja, guna menekan angka stunting di masa mendatang. (Daily/md)

SC: Tribunnews

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Atur Pola Makan, Cara Efektif Kendalikan GERD Tanpa Obat

23 April 2026 - 09:16

Bersama Istri Wagub Kalsel drg. Ellyana Trisya; Family Fun Walk dan Aksi Peduli Lingkungan IKA UNAIR Kalsel

21 April 2026 - 19:20

Ketua BKOW Kalsel drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi, Silaturahmi Sekaligus Edukasi Kesehatan Lansia

11 April 2026 - 22:39

Klinik di Banjarbaru Edarkan Obat Tanpa Izin, Satu Tersangka Diamankan

9 April 2026 - 13:43

Puluhan Siswa  Alami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi MBG

8 April 2026 - 20:25

Antusias Warga Banjarmasin Donor Darah Meningkat di CFD Sabilal Muhtadin

5 April 2026 - 23:08

Trending di Kesehatan