Menu

Mode Gelap

Peristiwa

Tewasnya Pria Tanpa Kepala di Hutan Loksado, Dipicu Sengketa Tapal Batas


 Lokasi penemuan mayat pria tanpa kepala di Desa Muara Ulang, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Sabtu 31 Mei 2025 siang Perbesar

Lokasi penemuan mayat pria tanpa kepala di Desa Muara Ulang, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Sabtu 31 Mei 2025 siang

Kalseldaily.com – Kandangan – Bentrok berdarah akibat sengketa tapal batas di Kecamatan Loksado, Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, berujung pada kematian tragis seorang warga. Pria berinisial J (40) ditemukan tewas tanpa kepala di hutan perbatasan desa, Sabtu (31/5/2025).

Polisi mengungkap kronologi bentrokan yang dipicu perseteruan tapal batas puluhan tahun antara warga Desa Muara Ulang dan warga eks-Desa Kumuh.

Korban J merupakan warga Desa Muara Ulang, sebelumnya ditemukan tewas mengenaskan di dalam hutan pada Sabtu (31/5/2025).

Kepala Kepolisian Resor HSS, AKBP M Yakin Rusdi mengatakan, jasad korban ditemukan setelah bentrok warga 2 desa pecah.

Sengketa tapal batas Bentrokan dipicu oleh sengketa batas desa. “Jadi jasad korban yang tanpa kepala itu ditemukan di deket tapal batas kedua desa,” ujar Yakin saat dikonfirmasi, Minggu (1/6/2025). Sengketa tapal batas ungkap Yakin terjadi di perbatasan yang menghubungkan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan HSS.

“Sengketa tapal batas ini sudah lama terjadi, sejak 15 tahun lalu,” ungkap Yakin. Desa yang diperebutkan oleh kedua warga adalah Desa Kumuh yang dulunya masuk dalam wilayah HSS. Namun warga Desa Kumuh memilih masuk HST dikarenakan akses jalan yang lebih baik sehingga memudahkan warga beraktivitas.

Rupanya keputusan itu ditentang oleh warga yang bermukim di HSS hingga akhirnya terjadi konflik berkepanjangan. “Dulu Desa Kumuh memang masuk HSS, tapi karena akses jalannya lebih baik jadi diambil HST,” ungkap Yakin. Untuk mencegah kemungkinan terjadinya bentrokan susulan, aparat Polres HSS dan HST sudah disiagakan di perbatasan kedua desa. Yakin juga memastikan, dirinya telah menjalin komunikasi dengan tokoh adat setempat untuk meredam aksi susulan. “Kami mengimbau kepada kedua warga desa yang bertikai untuk bisa menahan diri. Saat ini kami dari Polres HST dan HSS sama-sama meredam masyarakat dulu agar tidak ada gesekan lagi,” pungkas Yakin.

Sebelumnya diberitakan, jasad seorang pria berinisial J (40) ditemukan tewas tanpa kepala di dalam hutan Desa Muara Ulang, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, Sabtu (31/5/2025).

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. J diduga kuat menjadi korban pertikaian berdarah antar dua kelompok warga desa yang saling bertikai.

Artikel ini telah dibaca 148 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Gosong! IRGC Klaim Hancurkan Pesawat AS di Isfahan

6 April 2026 - 12:15

Sudian Noor Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Kenaikan Biaya Penerbangan Haji

11 March 2026 - 21:26

Diduga Isi Tabung 3 Kg Dikurangi, SPBE di HSS Disegel Polisi

31 December 2025 - 13:09

Warga Terjebak Banjir di Tiga Desa Martapura, SAR Lakukan Evakuasi

28 December 2025 - 08:07

Angin Ribut Terjang Kabupaten Banjar, 17 Rumah Warga Rusak

23 December 2025 - 16:51

Pastikan Sekolah Bebas Pungli, Kadisdikbud Kalsel Dorong Orang Tua Siswa Lapor Bila Ada Pengutan Tak Sesuai

20 December 2025 - 13:59

Trending di Daerah