Kalseldaily.com – Banjarbaru – Setelah melalui proses perbaikan selama beberapa bulan, Jembatan Sungai Ulin di Jalan Ahmad Yani Km 31 Kota Banjarbaru akhirnya resmi dibuka untuk pengguna jalan pada Jumat (31/10/2025) sore.
Sebelumnya, berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Bina Marga Nomor PW.04-01-Bpjn13.6.1/232, pembukaan jembatan dijadwalkan pada Sabtu (1/11/2025). Namun, jadwal dimajukan satu hari lebih awal guna mengurai kemacetan lalu lintas, terutama pada jam sore dan akhir pekan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Provinsi Kalimantan Selatan Dirjen Bina Marga, Anton Survianto, menjelaskan bahwa meskipun jembatan sudah dapat digunakan, pekerjaan masih dalam tahap penyelesaian.
“Pemeliharaan nanti berlangsung selama 365 hari atau satu tahun. Untuk bagian samping jalan sudah kami tangani, dan kabel yang masih menjuntai sedang kami koordinasikan dengan pihak provider,” jelasnya.
Anton menambahkan, pemerintah juga akan memperbaiki akses jalan permukiman yang dijadikan jalur alternatif warga selama perbaikan berlangsung.
“Kami juga membangun saluran pembuangan air dari jembatan yang langsung terhubung ke sungai,” tambahnya.
Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Banjarbaru, Ipda Heriyadi, mengatakan pembukaan lebih cepat dilakukan untuk meminimalkan penumpukan kendaraan di kawasan tersebut.
“Sudah bisa dilewati oleh pengguna jalan, tetapi ke depan akan diberlakukan aturan jam operasional, khususnya bagi kendaraan angkutan berat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Adi Royan, mengungkapkan adanya sejumlah penyesuaian sistem lalu lintas pasca pembukaan jembatan.
“Kami akan menyesuaikan kembali durasi lampu lalu lintas (traffic light) di dua titik, yaitu di Brimob dan di Km 33, karena saat pengerjaan jembatan kemarin ada sedikit modifikasi,” ujarnya.
Selain itu, jalur putar balik (u-turn) yang sebelumnya ditutup juga akan kembali dibuka. Dishub Banjarbaru turut berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perkim untuk pemasangan ulang tiang penerangan jalan umum (PJU) yang sempat dilepas selama proses perbaikan.
“Kami berharap tiang PJU segera dipasang kembali demi keamanan pengguna jalan. Untuk kabel optik, akan kami koordinasikan dengan Dinas Kominfo” jelasnya.
Adi menambahkan, setelah jembatan dibuka, Traffic Light (TL) Adipura yang sebelumnya dimatikan demi rekayasa lalu lintas juga akan kembali dioperasikan.
“Setelah satu atau dua hari pembukaan jalan ini, atas persetujuan Wali Kota Banjarbaru, TL Adipura akan kami aktifkan kembali terutama pada saat jam sibuk,” pungkasnya.














Leave a Reply