Kalseldaily.com Banjarbaru — Dalam kesempatan menghadiri wisuda UIN Antasari Banjarmasin, Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Sudian Noor, menegaskan komitmennya mendorong kampus tersebut memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Dorongan ini ia sampaikan setelah melihat pentingnya sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa ketika terjun ke dunia kerja.
Sudian Noor menjelaskan bahwa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Agama dan seluruh rektor UIN se-Indonesia, ia mendesak agar setiap UIN memiliki LSP.

“Di Indonesia hanya ada 11 UIN yang sudah mempunyai LSP. Saya ingin UIN di Kalimantan Selatan juga punya, karena ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan LSP memungkinkan mahasiswa memiliki kompetensi profesi yang diakui negara sehingga memperkuat daya saing mereka di dunia kerja.
“Mahasiswa nanti ketika terjun ke masyarakat sudah punya kompetensi, keahlian profesi yang diakui negara. Ini sangat bermanfaat karena akan ada skill tambahan,” tegasnya.
Ia juga berharap UIN Antasari dapat menjadi role model UIN terbaik di Indonesia, khususnya dalam bidang sertifikasi halal.
“Saya ingin UIN Antasari menjadi role model, termasuk untuk badan halal, sertifikasi halal, juru sembelih halal, auditor halal, dan urusan halal lainnya. Dari sinilah nanti insya Allah lahir orang-orang yang berkompetensi,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Sudian Noor juga mengucapkan selamat kepada Rektor UIN Antasari yang baru, Prof. Nida, sambil menyatakan kesiapan berkolaborasi memajukan pendidikan Islam dan keagamaan di Kalimantan Selatan. (Daily/Fin).
















Leave a Reply