Menu

Mode Gelap

Kesehatan

Dinas Kesehatan Kalsel Ingatkan Risiko HIV, Sebut Perilaku Berisiko Perlu Diwaspadai


 Dinas Kesehatan Kalsel Ingatkan Risiko HIV, Sebut Perilaku Berisiko Perlu Diwaspadai Perbesar

kalseldaily.com Banjarbaru – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Selatan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan HIV/AIDS. Salah satu faktor yang disebut berisiko adalah perilaku seksual berisiko, termasuk hubungan sesama jenis.

Kepala Dinkes Kalsel, dr. Diauddin, M.Kes, mengatakan bahwa peningkatan perilaku berisiko dapat berdampak pada bertambahnya kasus HIV. Menurutnya, upaya pencegahan harus terus diperkuat agar penularan bisa ditekan.

“Semakin tinggi perilaku berisiko di masyarakat, maka potensi peningkatan kasus HIV/AIDS juga ikut naik,” ujar dr. Diauddin di Banjarmasin, Rabu (17/12/2025).

Ia menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, tercatat 632 kasus HIV positif di Kalimantan Selatan yang tersebar di 13 kabupaten dan kota. Kota Banjarmasin menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi.

Adapun sebaran kasus HIV positif di Kalsel meliputi Tanah Laut 26 kasus, Kotabaru 32 kasus, Kabupaten Banjar 66 kasus, Barito Kuala 4 kasus, Tapin 12 kasus, Hulu Sungai Selatan 36 kasus, Hulu Sungai Tengah 49 kasus, Hulu Sungai Utara 26 kasus, Tabalong 35 kasus, Tanah Bumbu 48 kasus, Balangan 4 kasus, Kota Banjarmasin 219 kasus, dan Kota Banjarbaru 75 kasus.

Untuk menekan angka penularan, Dinkes Kalsel terus melakukan berbagai langkah pencegahan. Upaya tersebut antara lain melalui edukasi di sekolah dan perguruan tinggi, lembaga pemasyarakatan, serta tempat hiburan malam. Selain itu, Dinkes juga melakukan pembagian alat pencegahan bagi kelompok yang dinilai berisiko.

Tak hanya itu, skrining HIV juga diterapkan bagi ibu hamil, calon pengantin, warga binaan lapas, serta kelompok dengan risiko tinggi.

Layanan pengobatan dan pendampingan disediakan melalui 122 puskesmas dan rumah sakit daerah yang menerapkan pelayanan ramah dan tanpa diskriminasi agar penderita HIV mudah mengakses terapi antiretroviral. (Daily/Fin)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Sejuta Pemuda, H. Sudian Noor Dorong Masjid Jadi Pusat Pembinaan Generasi

17 July 2026 - 21:16

Perkuat Pemetaan Literasi, Dispersip Gelar Workshop IPLM dan TGM

16 July 2026 - 10:40

Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri Dukung Gerakan ‘Ayah Wajib Hadir’

14 July 2026 - 15:46

Penemuan Bayi Terbungkus Tas Belanja di Bawah Jembatan Angsau Gegerkan Warga

11 July 2026 - 13:32

RS Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko Banjarbaru Resmi Beroperasi

11 July 2026 - 13:17

Gedung Baru Asrama Haji Kelas I Banjarmasin Diresmikan, Setara Hotel Bintang Tiga

10 July 2026 - 20:46

Trending di Terbaru