Kalseldaily.com Banjarbaru – Nama pengusaha nasional Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam kini ikut meramaikan industri aset digital di Indonesia. Ia dikabarkan berada di balik berdirinya International Crypto Exchange (ICEX), bursa kripto baru yang siap menantang PT Central Finansial X (CFX) sebagai satu-satunya bursa kripto resmi yang selama ini beroperasi di Tanah Air.
Keterlibatan Haji Isam langsung menyita perhatian publik. Sejak September 2025, rumor mengenai peluncuran bursa kripto yang didukung Haji Isam sudah ramai diperbincangkan di kalangan pelaku industri. Bursa ini juga disebut mendapat dukungan dari Hapsoro Sukmonohadi, suami Ketua DPR RI Puan Maharani.
Setelah melalui proses perizinan yang panjang, bursa kripto besutan Haji Isam tersebut akhirnya resmi berdiri dengan nama International Crypto Exchange (ICEX). Kehadiran ICEX menandai langkah baru Haji Isam dalam memperluas bisnisnya ke sektor keuangan digital.
Manajemen ICEX dipimpin oleh Xue Kai, mantan CEO Tokocrypto, yang kini menjabat sebagai President Director ICEX Group. Melalui unggahan di LinkedIn, Xue Kai menyebut pengangkatannya sebagai Direktur Utama PT Fortuna Integritas Mandiri dilakukan berdasarkan Keputusan OJK tertanggal 19 Desember 2025.
Di bawah dukungan Haji Isam, ICEX diproyeksikan menjadi bursa kripto yang terbuka, transparan, dan inovatif. Fokus utamanya adalah layanan untuk institusi dan pelaku bisnis, termasuk pengembangan tokenisasi aset nyata, layanan kustodian kripto, serta inisiatif stablecoin nasional.
Jajaran manajemen ICEX juga diisi sejumlah profesional, seperti Rizky Indraprasto sebagai Chief Financial Officer dan Andrew Marchen sebagai Chief Technology Officer. ICEX menjalankan peran sebagai Self-Regulatory Organization (SRO) dengan fungsi bursa, kliring, dan kustodian, serupa dengan bursa besar dunia.
Masuknya Haji Isam ke industri kripto diprediksi akan mengubah peta persaingan pasar aset digital di Indonesia. Selama ini, CFX menjadi satu-satunya bursa kripto resmi. Dengan hadirnya ICEX, persaingan diperkirakan akan semakin ketat sekaligus mendorong inovasi di sektor kripto nasional.
Hingga saat ini, ICEX masih dalam tahap persiapan peluncuran. Situs resminya belum sepenuhnya dapat diakses publik. Meski demikian, langkah Haji Isam mendirikan ICEX dinilai sebagai sinyal kuat bahwa industri kripto Indonesia semakin mendapat perhatian serius dari pengusaha besar Tanah Air. (Daily/Fin)















Leave a Reply