Kalseldaily.com Banjarbaru – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru memastikan fokus penanganan infrastruktur jalan pada tahun 2026 akan diarahkan pada jalan lingkungan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Banjarbaru, Adi Maulana, mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai tindak lanjut dari keterbatasan anggaran yang tersedia pada 2026. Karena itu, pembangunan jalan baru maupun peningkatan kapasitas jalan kota untuk sementara ditunda.
“Untuk tahun 2026, kami fokus pada penanganan jalan lingkungan. Sementara pembangunan jalan baru maupun peningkatan kapasitas jalan kota kami tunda,” ujarnya, Jumat (27/2).
Ia menjelaskan, berdasarkan klasifikasi fungsi jalan, jalan kota terbagi menjadi empat jenis, yakni arteri, kolektor, lokal, dan lingkungan. Dari klasifikasi tersebut, PUPR Banjarbaru menitikberatkan penanganan pada jalan lingkungan, seperti jalan perumahan, jalan komplek, dan jalan kampung, karena berdampak langsung terhadap mobilitas harian warga.
“Jadi kami fokus pada jalan lingkungan yang terdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, PUPR Banjarbaru telah menyiapkan tujuh paket pekerjaan jalan lingkungan yang tersebar di sejumlah kecamatan di Banjarbaru. Paket tersebut meliputi rehabilitasi, pemeliharaan berkala, serta rekonstruksi atau peningkatan kualitas jalan.
Rinciannya, tiga paket rehabilitasi jalan lingkungan masing-masing berada di Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru Utara, dan Banjarbaru Selatan. Selain itu, satu paket pemeliharaan berkala dilaksanakan di Kecamatan Cempaka.
Sementara untuk kegiatan rekonstruksi atau peningkatan jalan lingkungan, terdapat tiga paket pekerjaan yang berlokasi di Kecamatan Landasan Ulin, Kecamatan Cempaka, dan Kecamatan Liang Anggang.
Secara keseluruhan, tujuh paket pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada 2026. Pemerintah Kota Banjarbaru berharap langkah ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus menjaga kualitas infrastruktur di lingkungan permukiman. (Daily/Fin)













Leave a Reply