Kalseldaily.com Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memfasilitasi pemulangan 91 warga negara Indonesia (WNI) dari Myawaddy, Myanmar, Jumat (30/1/2026) pagi. Pemulangan dilakukan pada pukul 05.30 WIB menggunakan penerbangan komersial.
Puluhan WNI tersebut diterbangkan ke Tanah Air secara bertahap. Proses evakuasi melibatkan perwakilan RI di Myanmar dan Thailand, khususnya KBRI Yangon dan KBRI Bangkok.
“Keberhasilan pemulangan ini merupakan proses yang panjang dan intensif. Ini adalah upaya bersama yang dilakukan oleh KBRI Yangon dan KBRI Bangkok,” kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Yvonne menjelaskan, pemulangan kali ini merupakan gelombang keempat evakuasi WNI dari Myawaddy, setelah sebelumnya gelombang ketiga dilakukan pada 21–22 Januari 2026.
Kemlu RI juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi nasional untuk memastikan penegakan hukum serta upaya pencegahan ke depan. Koordinasi dilakukan bersama KP2MI, Bareskrim Polri, PPATK, Direktorat Jenderal Imigrasi, dan Kementerian Sosial.
“Sejumlah WNI bersedia bekerja sama dengan aparat untuk melaporkan dugaan perekrut. Mereka diduga terjebak dalam sindikat penipuan daring lintas negara,” ujarnya.
Kemlu kembali mengimbau agar WNI selalu mengikuti prosedur resmi jika hendak bekerja di luar negeri, serta mematuhi hukum dan peraturan di negara tujuan.
Sebelumnya, militer Myanmar menggencarkan operasi penertiban terhadap sindikat penipuan daring pada Oktober hingga November 2025 di sejumlah wilayah. Dalam operasi tersebut, lebih dari 400 WNI terjaring bekerja dalam praktik penipuan daring.
Pemerintah RI menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan serta mengupayakan pemulangan WNI yang menjadi korban kejahatan lintas negara. (Daily/Fin)















Leave a Reply