Kalseldaily.com Jakarta – Pemerintah Indonesia mulai mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan proses evakuasi tahap pertama dimulai pada Jumat (6/3/2026). Sebanyak 32 WNI dijadwalkan keluar dari Iran melalui jalur darat menuju Azerbaijan sebelum dipulangkan ke Indonesia.
Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Henny Hamidah, mengatakan langkah evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan di Iran yang terus memanas dalam beberapa hari terakhir.
“Evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini dan tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Henny menjelaskan, proses evakuasi akan menyesuaikan kondisi di lapangan dan dilakukan melalui koordinasi antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran dan perwakilan Indonesia di Azerbaijan.
Saat ini tercatat sebanyak 329 WNI berada di Iran, dengan mayoritas tinggal di Kota Qom. Pemerintah terus berkomunikasi dengan mereka untuk memastikan kondisi keamanan serta kesiapan jika diperlukan evakuasi lanjutan.
Menurut Kemlu, jumlah WNI yang dievakuasi pada tahap pertama masih dapat berubah sesuai dinamika situasi di lapangan. Proses pemulangan juga dilakukan secara bertahap guna memastikan keselamatan seluruh WNI.
Pemerintah Indonesia juga terus memantau perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah yang semakin memanas akibat ketegangan antara Iran, AS, dan Israel. Koordinasi intensif dengan perwakilan RI di berbagai negara kawasan tersebut terus dilakukan untuk memastikan perlindungan WNI. (Daily/Fin)















Leave a Reply